Ditekan AS, China Borong Minyak Rusia India Berpaling ke Saudi
Kamis, 19 Februari 2026 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, India bergerak ke arah berbeda dengan memangkas pembelian minyak Rusia di bawah tekanan AS dan meningkatkan impor dari pemasok alternatif. Arab Saudi kembali menjadi pemasok terbesar India pada Februari dengan pengiriman sekitar 1,13 juta bph pada paruh pertama bulan, melampaui pasokan Rusia sekitar 1,09 juta bph. Impor Saudi ke India diperkirakan mencapai 1,03 juta bph untuk sebulan penuh, volume tertinggi sejak November 2019.
Baca Juga: India Mundur, Impor Minyak Rusia ke China Pecah Rekor Tembus 2 Juta Barel per Hari
Pergeseran strategi India terjadi di tengah kerangka perdagangan sementara India-AS yang diumumkan awal Februari, yang mencakup komitmen untuk mendiversifikasi sumber energi dan meningkatkan pembelian produk energi AS. Tekanan dari Washington mendorong New Delhi untuk mengurangi ketergantungan pada minyak Moskow yang selama ini menjadi andalan.
Pengiriman minyak Iran ke China juga turun menjadi sekitar 1,03 juta bph pada Februari dari 1,25 juta bph pada Januari. Penurunan ini mencerminkan kombinasi diskon kompetitif minyak Rusia dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik, yang mendorong kilang-kilang China menyesuaikan strategi pembelian mereka di tengah potensi risiko konflik jika negosiasi nuklir Iran gagal.
Baca Juga: India Mundur, Impor Minyak Rusia ke China Pecah Rekor Tembus 2 Juta Barel per Hari
Pergeseran strategi India terjadi di tengah kerangka perdagangan sementara India-AS yang diumumkan awal Februari, yang mencakup komitmen untuk mendiversifikasi sumber energi dan meningkatkan pembelian produk energi AS. Tekanan dari Washington mendorong New Delhi untuk mengurangi ketergantungan pada minyak Moskow yang selama ini menjadi andalan.
Pengiriman minyak Iran ke China juga turun menjadi sekitar 1,03 juta bph pada Februari dari 1,25 juta bph pada Januari. Penurunan ini mencerminkan kombinasi diskon kompetitif minyak Rusia dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik, yang mendorong kilang-kilang China menyesuaikan strategi pembelian mereka di tengah potensi risiko konflik jika negosiasi nuklir Iran gagal.
(nng)
Lihat Juga :