KB Bank dan BNI AM Perluas Akses Investasi Reksa Dana bagi Nasabah

Jum'at, 20 Februari 2026 - 16:26 WIB
loading...
KB Bank dan BNI AM Perluas...
KB Bank menjalin kerja sama dengan PT BNI Asset Management dalam pemasaran produk reksa dana melalui jaringan kantor cabang. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menjalin kerja sama dengan PT BNI Asset Management dalam pemasaran produk reksa dana melalui jaringan kantor cabang. Kolaborasi ini memperluas akses investasi bagi nasabah sekaligus memperkaya pilihan pengelolaan dana sesuai profil risiko dan tujuan keuangan.

"KB Bank berkomitmen untuk menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Kehadiran produk Reksa Dana BNI-AM di jaringan KB Bank memberikan alternatif investasi yang dapat membantu nasabah merencanakan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang secara lebih optimal. Ke depan, kami akan terus mendorong integrasi layanan investasi dengan platform perbankan digital guna memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi nasabah," ujar Direktur Ritel KB Bank Robby Mondong seperti dikutip, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga: KB Bank dan Surge Jalin Kerja Sama Pembiayaan untuk Internet Rakyat

Dia menyatakan kerja sama ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperkaya portofolio produk investasi. Melalui peran sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), KB Bank memfasilitasi distribusi produk BNI-AM secara langsung di kantor cabang.

Direktur Utama BNI-AM Ari Adil berharap ke depan menjadi sinergi bisnis yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak dan terutama memberikan manfaat dan solusi finansial bagi nasabah KB Bank. Adapun manfaat lain akan semakin memperluas jaringan pemasaran Reksa Dana terutama Reksa Dana Indeks.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Dilaporkan Roy Suryo...
Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Lechumanan: Saya Kepengin Cepat Diperiksa
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved