Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif

Jum'at, 26 Juni 2026 - 19:46 WIB
loading...
Emas Now Tawarkan Investasi...
Minat masyarakat terhadap investasi emas sebagai aset safe haven terus meningkat di tengah dinamika ekonomi global. FOTO/dok.SIndoNews
A A A
JAKARTA - Minat masyarakat terhadap investasi emas sebagai aset safe haven terus meningkat di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan. Menjawab tren tersebut, Emas Now meluncurkan layanan "Emas Now Smart Buy" yang menawarkan pembelian logam mulia dengan harga lebih kompetitif dibandingkan pasar ritel konvensional.

Direktur Marketing & Operasional Emas Now Alif Fauzan mengatakan program tersebut dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas melalui skema harga yang lebih terjangkau dan transparan.

"Melalui Emas Now Smart Buy, kami ingin mendefinisikan ulang cara masyarakat Indonesia berinvestasi emas. Kami memangkas margin keuntungan demi memberikan nilai maksimal bagi konsumen. Ditambah dengan gratis ongkir ke seluruh Indonesia, kami percaya ini adalah era baru investasi logam mulia yang lebih adil dan transparan," ujar Alif dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga: Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram

Program Smart Buy mengusung konsep penjualan kembali stok logam mulia hasil re-trade dari investor sebelumnya. Skema tersebut memungkinkan perusahaan menawarkan harga emas yang dinilai lebih kompetitif dibandingkan harga di situs resmi produsen maupun toko emas konvensional.



Melalui platform tersebut, konsumen dapat membeli berbagai produk logam mulia seperti Antam, UBS, dan G24 tanpa perbedaan perlakuan berdasarkan gramasi maupun seri produk. Selain itu, perusahaan juga menyediakan fasilitas gratis ongkos kirim ke seluruh wilayah Indonesia sebagai bagian dari strategi memperluas pasar investasi emas ritel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
Berita Terkini
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Modernland Realty Catat...
Modernland Realty Catat Laba Bersih Rp241,12 Miliar di 2025
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Program Tabungan Dahsyat...
Program Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank Perkuat Loyalitas Nasabah
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved