BRI Siap Jadi Motor Pembiayaan Program Gentengisasi, Begini Skemanya
Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:26 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai bank yang fokus pada rakyat kecil, BRI telah mengalokasikan dana KUR yang signifikan untuk mendukung sektor ini. Dari total alokasi hampir Rp7 triliun tahun ini, sekitar 50% telah terserap hanya dalam waktu dua bulan pertama.
“BRI memang sebagai bank yang DNA-nya berpihak kepada rakyat kecil. Jadi kami menyediakan pembiayaannya,” tegas Hery.
Di sisi lain, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Menteri Ara) terus melakukan koordinasi lapangan untuk memastikan kesiapan pasokan genteng dari pelaku UMKM, salah satunya melalui pertemuan dengan pengusaha genteng di Majalengka.
Baca Juga: Proyek Gentengisasi Prabowo Ditanggung APBN, Purbaya: Nggak Sampai Rp1 Triliun
Menteri Ara menekankan, bahwa program ini merupakan mandat langsung dari Presiden guna memastikan rumah rakyat tidak panas dan lebih layak huni. "Hari ini kita bicara soal gentengisasi. Sesuai arahan Presiden Prabowo, karena beliau punya perhatian agar rumah rakyat tidak panas,” ujar Ara.
Agar produk UMKM dapat masuk ke dalam proyek perumahan nasional, Menteri Ara menetapkan standar yang ketat seperti kualitas yang memiliki daya tahan minimal 15 tahun, estetika dengan memenuhi unsur keindahan bangunan dan fungsionalitas dengan tahan terhadap cuaca panas dan hujan.
“BRI memang sebagai bank yang DNA-nya berpihak kepada rakyat kecil. Jadi kami menyediakan pembiayaannya,” tegas Hery.
Di sisi lain, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Menteri Ara) terus melakukan koordinasi lapangan untuk memastikan kesiapan pasokan genteng dari pelaku UMKM, salah satunya melalui pertemuan dengan pengusaha genteng di Majalengka.
Baca Juga: Proyek Gentengisasi Prabowo Ditanggung APBN, Purbaya: Nggak Sampai Rp1 Triliun
Menteri Ara menekankan, bahwa program ini merupakan mandat langsung dari Presiden guna memastikan rumah rakyat tidak panas dan lebih layak huni. "Hari ini kita bicara soal gentengisasi. Sesuai arahan Presiden Prabowo, karena beliau punya perhatian agar rumah rakyat tidak panas,” ujar Ara.
Agar produk UMKM dapat masuk ke dalam proyek perumahan nasional, Menteri Ara menetapkan standar yang ketat seperti kualitas yang memiliki daya tahan minimal 15 tahun, estetika dengan memenuhi unsur keindahan bangunan dan fungsionalitas dengan tahan terhadap cuaca panas dan hujan.
Lihat Juga :