BRI Siap Jadi Motor Pembiayaan Program Gentengisasi, Begini Skemanya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:26 WIB
loading...
BRI Siap Jadi Motor...
BRI menyatakan kesiapannya menjadi motor pembiayaan dalam program gentengisasi yang dicanangkan pemerintah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI menyatakan kesiapannya menjadi motor pembiayaan dalam program "gentengisasi" yang dicanangkan pemerintah. Program ini merupakan inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas hunian rakyat dengan mengganti penggunaan atap seng atau asbes menjadi genteng yang lebih sejuk, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi menjelaskan, bahwa perseroan akan berperan sebagai fasilitator keuangan yang menjembatani antara pengrajin genteng UMKM dengan pihak pengembang perumahan (developer). Baca Juga: Proyek Gentengisasi Prabowo Dimulai, Sasar Permukiman Padat di Menteng

“Jadi nanti kalau sudah ada kontrak antara pengrajin dan pembeli atau usernya, ya BRI di tengah. Kebetulan BRI kan sudah ada pembiayaan KUR Perumahan,” ujar Hery dalam konferensi pers di Brilian Club, Jumat (27/2/2026) malam.



Hery menegaskan, bahwa produk bahan bangunan seperti genteng merupakan bagian tak terpisahkan dari ekosistem KUR Perumahan yang selama ini dikelola BRI. Pada tahap awal (batch pertama), BRI akan melakukan uji coba skema ini sebelum nantinya diperluas ke berbagai sentra produksi genteng di seluruh Indonesia.

Sebagai bank yang fokus pada rakyat kecil, BRI telah mengalokasikan dana KUR yang signifikan untuk mendukung sektor ini. Dari total alokasi hampir Rp7 triliun tahun ini, sekitar 50% telah terserap hanya dalam waktu dua bulan pertama.

“BRI memang sebagai bank yang DNA-nya berpihak kepada rakyat kecil. Jadi kami menyediakan pembiayaannya,” tegas Hery.

Di sisi lain, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Menteri Ara) terus melakukan koordinasi lapangan untuk memastikan kesiapan pasokan genteng dari pelaku UMKM, salah satunya melalui pertemuan dengan pengusaha genteng di Majalengka.

Baca Juga: Proyek Gentengisasi Prabowo Ditanggung APBN, Purbaya: Nggak Sampai Rp1 Triliun

Menteri Ara menekankan, bahwa program ini merupakan mandat langsung dari Presiden guna memastikan rumah rakyat tidak panas dan lebih layak huni. "Hari ini kita bicara soal gentengisasi. Sesuai arahan Presiden Prabowo, karena beliau punya perhatian agar rumah rakyat tidak panas,” ujar Ara.

Agar produk UMKM dapat masuk ke dalam proyek perumahan nasional, Menteri Ara menetapkan standar yang ketat seperti kualitas yang memiliki daya tahan minimal 15 tahun, estetika dengan memenuhi unsur keindahan bangunan dan fungsionalitas dengan tahan terhadap cuaca panas dan hujan.

Selain itu, kepatuhan terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi hal yang wajib. Dalam diskusi tersebut, disepakati harga acuan genteng sebesar Rp4.300 per unit (termasuk biaya kirim).

“Mutu itu penting sekali. Karena itu SNI wajib untuk menjaga kualitas,” tegas Ara.

Pemerintah daerah bersama kementerian akan memberikan pendampingan teknis agar para pengrajin lokal mampu memenuhi standar SNI tersebut. Kolaborasi antara perbankan (BRI), pemerintah, pengembang, dan UMKM ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kualitas rumah rakyat, tetapi juga mampu menghidupkan ekonomi kerakyatan secara masif.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Rekomendasi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Berita Terkini
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved