Iran Tutup Selat Hormuz, Jalur Minyak Dunia Terancam Lumpuh

Minggu, 01 Maret 2026 - 10:30 WIB
loading...
A A A
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran paling vital di dunia yang terletak di antara Iran dan Oman. Jalur sempit ini menghubungkan negara-negara penghasil minyak utama di Teluk Persia, termasuk Arab Saudi, Iran, Irak, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA), dengan pasar global. Selain minyak, Qatar sebagai pengekspor gas alam cair (LNG) terbesar dunia juga hampir seluruhnya mengandalkan selat ini untuk distribusi produksinya.



Berdasarkan data Badan Informasi Energi AS (EIA) pada 2024, sekitar 20 juta barel minyak mentah melintasi Selat Hormuz setiap harinya. Jumlah tersebut setara dengan hampir 20 persen dari total konsumsi minyak dunia, yang menggarisbawahi betapa krusialnya jalur ini bagi stabilitas energi global.

Menanggapi blokade ini, analis Saxo Bank, Ole Hansen, mengungkapkan bahwa hanya Arab Saudi dan UEA yang memiliki infrastruktur jalur pipa alternatif. Kedua negara tersebut memang telah meningkatkan ekspor minyak dalam beberapa hari terakhir dan berupaya mencari opsi pengiriman lain. Namun, EIA mencatat kapasitas jalur alternatif itu sangat terbatas, yakni maksimal hanya 2,6 juta barel per hari, jauh di bawah volume normal yang melewati Selat Hormuz.

Iran memiliki catatan sejarah dalam mengganggu pelayaran di kawasan tersebut. Sepanjang 2023-2024, Teheran setidaknya menyita tiga kapal di dekat Selat Hormuz. Selama ini, Armada Kelima AS yang bermarkas di Bahrain bertugas mengamankan jalur pelayaran komersial di selat dan sekitarnya, namun efektivitasnya kini diuji dengan penutupan total oleh IRGC.

Lonjakan Harga Minyak

Kekhawatiran akan kelangkaan pasokan langsung mendorong harga minyak melonjak. Pada Jumat (27/2) atau sehari sebelum penutupan, harga minyak mentah Brent dan WTI masing-masing naik hampir 2,8% menjadi USD72,9 dan USD67 per barel. Lembaga keuangan ING Global memperingatkan bahwa gangguan ini akan berdampak besar, dengan sekitar 9 juta barel minyak mentah dan 6 juta barel produk olahan per hari terhambat, meskipun ada upaya pengalihan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Rekomendasi
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Berita Terkini
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved