IHSG Ambruk 1,88% saat Timur Tengah Membara, 664 Saham Memerah

Senin, 02 Maret 2026 - 10:43 WIB
loading...
IHSG Ambruk 1,88% saat...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin pagi (2/3/2026) seiring ketegangan yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dibuka melemah pada perdagangan Senin pagi (2/3/2026) seiring ketegangan yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran . Berdasarkan data perdagangan pukul 09.03 WIB, indeks berada di level 8.080,39 atau turun 155,10 poin atau 1,88% dibanding penutupan sebelumnya.

Data perdagangan menunjukkan IHSG dibuka di 8.092,90, sempat menyentuh level tertinggi 8.097,67, sebelum bergerak turun ke posisi terendah 8.049,39. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp2,78 triliun dengan volume 3,95 miliar saham dan frekuensi transaksi 326 ribu kali.

Jumlah saham yang melemah mencapai 664 emiten, jauh melampaui yang menguat 63 saham, sementara 231 saham tidak mengalami perubahan harga. Baca Juga: IHSG Sepekan Terkoreksi 0,44%, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp14.787 T

Tekanan jual juga tercermin pada indeks sektoral. Mayoritas sektor bergerak di zona merah, dipimpin sektor non-primer yang mengalami pelemahan terdalam sebesar 4,72%, diikuti sektor infrastruktur yang tertekan 3,59%, serta sektor properti yang turun 3,38%.



Sektor lain yang turut terkoreksi antara lain perindustrian yang melemah 2,27%, keuangan yang turun 2,21%, transportasi yang tertekan 2,35%, primer yang melemah 2,32%, kesehatan yang turun 1,83%, dan teknologi yang melemah 1,6%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved