Minyak Dunia Mendidih, Bahlil Jamin Harga Pertalite Tetap Rp10.000

Rabu, 04 Maret 2026 - 19:23 WIB
loading...
Minyak Dunia Mendidih,...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Negara Jakarta, Rabu (4/3/2026). FOTO/Iqbal Dwi Purnama
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi jenis Pertalite tidak naik meski harga minyak dunia melonjak akibat konflik Timur Tengah. Pemerintah menegaskan selisih harga akibat kenaikan minyak mentah akan ditanggung melalui APBN agar harga jual tetap stabil di masyarakat.
https://international.sindonews.com/read/1683131/43/didukung-garda-revolusi-putra-khamenei-dipilih-jadi-pemimpin-tertinggi-iran-1772589806
“Untuk harga BBM subsidi, saya pastikan bahwa sampai dengan hari raya tidak ada kenaikan apa-apa. Kami sudah melakukan rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN), dan kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM kita untuk menjelang lebaran,” ujar Bahlil di Istana Negara Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga: Gawat! Cadangan BBM Indonesia hanya Mampu Bertahan 26 Hari

Ia menjelaskan asumsi harga minyak dalam APBN sebesar USD70 per barel, sementara harga minyak global saat ini telah berada di kisaran USD80–81 per barel. Kenaikan tersebut dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk dampak penutupan Selat Hormuz terhadap pasokan energi global.

Meski demikian, Bahlil menegaskan harga BBM non-subsidi akan tetap mengikuti mekanisme pasar. “Sekalipun ada terjadi kenaikan harga minyak akibat perang Israel, Amerika, dan Iran, tetapi kalau untuk harga BBM yang non subsidi itu memang mekanisme pasar,” lanjutnya.



Pemerintah juga memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG menjelang Lebaran tetap aman. Saat ini, daya tampung cadangan energi nasional diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga 21 hari ke depan, meskipun Bahlil mengakui kapasitas penyimpanan dalam negeri masih terbatas.

“Memang sejak dahulu, sudah sejak lama, bahwa kemampuan storage kita, daya tampung BBM kita, ini tidak lebih dari 21 hari sampai 25 hari. Itu kemampuan kita,” tambah Bahlil.

Baca Juga: Didukung Garda Revolusi, Putra Khamenei Dipilih Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Pemerintah sedang menyiapkan skenario pengalihan impor minyak mentah dan LPG dari Timur Tengah ke negara lain, termasuk Amerika Serikat, guna mengurangi risiko gangguan distribusi akibat penutupan Selat Hormuz. Sekitar 20–25% impor crude dari Timur Tengah akan dialihkan, sementara impor LPG sebesar 7,8 juta ton tahun ini juga sebagian disesuaikan sumbernya agar pasokan nasional tetap terjaga.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Rekomendasi
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved