Baru Awal Tahun, APBN Tekor Rp135,7 Triliun hingga Akhir Februari
Sabtu, 07 Maret 2026 - 12:00 WIB
loading...
APBN 2026 mencatatkan defisit sampai akhir Februari. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, awal tahun ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 mencatatkan defisit sebesar Rp135,7 triliun sampai akhir Februari. Defisit tersebut setara dengan 0,53% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
"Pengumpulan pajak di dua bulan pertama 2026 ini tumbuh 30%. Kita akan pastikan itu akan stabil terus ke depan," ujar Purbaya dalam Media Briefing dan Buka Puasa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Baca Juga: Defisit APBN 2025 Melebar Tembus Rp695,1 Triliun, Dekati Batas 3% dari PDB
Meskipun APBN mencatat defisit, Purbaya mengklaim performa penerimaan negara menunjukkan tren positif, terutama didorong sektor perpajakan mengalami kenaikan dibandingkan periode tahun sebelumnya.
"Pengumpulan pajak di dua bulan pertama 2026 ini tumbuh 30%. Kita akan pastikan itu akan stabil terus ke depan," ujar Purbaya dalam Media Briefing dan Buka Puasa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Baca Juga: Defisit APBN 2025 Melebar Tembus Rp695,1 Triliun, Dekati Batas 3% dari PDB
Meskipun APBN mencatat defisit, Purbaya mengklaim performa penerimaan negara menunjukkan tren positif, terutama didorong sektor perpajakan mengalami kenaikan dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Lihat Juga :