Baru Awal Tahun, APBN Tekor Rp135,7 Triliun hingga Akhir Februari
Sabtu, 07 Maret 2026 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, pendapatan negara tercatat sebesar Rp358 triliun. Rincian pendapatan tersebut bersumber dari penerimaan pajak sebesar Rp245,1 triliun, setoran kepabeanan dan cukai senilai Rp44,9 triliun, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mencapai Rp68 triliun.
Baca Juga: Minyak Dunia Melambung, Pemerintah Buka Opsi Kerek Harga BBM Subsidi
Sementara, realisasi belanja negara hingga akhir Februari sudah menyentuh angka Rp493,8 triliun. Total belanja tersebut dialokasikan untuk belanja pemerintah pusat sebesar Rp346,1 triliun dan penyaluran transfer ke daerah senilai Rp147,7 triliun. Selisih antara pendapatan dan belanja inilah yang kemudian menghasilkan defisit Rp135,7 triliun.
Purbaya menegaskan, pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan penerimaan ini agar tetap berkelanjutan sepanjang tahun. Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh faktor pendukung pertumbuhan ekonomi dapat berjalan dengan baik. "Kita pastikan semua faktor-faktor pendukung pertumbuhan ekonomi itu berjalan dengan baik," kata Purbaya.
Baca Juga: Minyak Dunia Melambung, Pemerintah Buka Opsi Kerek Harga BBM Subsidi
Sementara, realisasi belanja negara hingga akhir Februari sudah menyentuh angka Rp493,8 triliun. Total belanja tersebut dialokasikan untuk belanja pemerintah pusat sebesar Rp346,1 triliun dan penyaluran transfer ke daerah senilai Rp147,7 triliun. Selisih antara pendapatan dan belanja inilah yang kemudian menghasilkan defisit Rp135,7 triliun.
Purbaya menegaskan, pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan penerimaan ini agar tetap berkelanjutan sepanjang tahun. Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh faktor pendukung pertumbuhan ekonomi dapat berjalan dengan baik. "Kita pastikan semua faktor-faktor pendukung pertumbuhan ekonomi itu berjalan dengan baik," kata Purbaya.
(nng)
Lihat Juga :