Kurs Rupiah Babak Belur, Hari Ini Ditutup ke Posisi Rp16.949/USD

Senin, 09 Maret 2026 - 16:43 WIB
loading...
Kurs Rupiah Babak Belur,...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan, Senin (9/3/2026) dengan penurunan 24 poin atau sekitar 0,15% ke level Rp16.949 per dolar AS. Foto/Arif Julianto, SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan, Senin (9/3/2026) dengan penurunan 24 poin atau sekitar 0,15% ke level Rp16.949 per dolar AS. Pelemahan kurs rupiah juga terlihat pada data JISDOR BI (Bank Indonesia), yang hari ini ditutup menjadi Rp16.974/USD.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu harga minyak melonjak hingga 30% jauh melampaui USD100 per barel. Bahkan harga minyak dunia mendekati level tertinggi yang terlihat selama awal perang Rusia-Ukraina pada tahun 2022.

“Serangan udara Israel dan AS menargetkan fasilitas minyak Iran selama akhir pekan, sementara Teheran membalas dengan meluncurkan serangan rudal terhadap beberapa fasilitas minyak di negara-negara Timur Tengah,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah

Iran juga secara efektif memblokir Selat Hormuz dengan menyerang kapal-kapal di jalur pelayaran tersebut, menurut laporan. Selat Hormuz diketahui merupakan sumber minyak utama bagi sebagian besar Asia, dan potensi penutupannya akan menyebabkan gangguan pasokan bagi sebagian besar wilayah tersebut.

Selain itu, Iran pada hari Senin menunjuk Mojtaba Khamenei untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi, menandakan bahwa kelompok garis keras tetap memegang kendali di Teheran seminggu setelah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved