Mudik Lebaran 2026, 3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jabotabek via Tol

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:35 WIB
loading...
Mudik Lebaran 2026,...
Sejumlah kendaraan roda empat melaju perlahan di Jalan Tol Trans Jawa, Semarang-Solo Km 441 B, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (25/4/2023). FOTO/SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sebanyak 3,5 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabotabek melewati jalan toL selama periode arus mudik Lebaran 2026. Proyeksi tersebut didasarkan pada analisis data historis lalu lintas serta perhitungan yang dilakukan bersama Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan.

"Diperkiraan 3,5 juta kendaraan akan bergerak, di mana kita melihat bahwa arus mudik yang akan terjadi adalah puncaknya di tanggal 18 (Maret). Tapi kami perkirakan telah muncul mulai dari hari Jumat ini, karena memang dengan adanya liburan yang cukup panjang," ujar Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantoro dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga: Operasi Ketupat Jaya 2026, Truk Sumbu 3 Dilarang Lintasi Ruas Tol Mulai 13 Maret

Dia mengatakan proyeksi tersebut telah melalui proses identifikasi berbasis data lalu lintas sebelumnya. Pihaknya juga telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode mudik 2026.



Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 24 Maret 2026 atau H+3 Lebaran. Rivan juga memaparkan distribusi tujuan kendaraan yang keluar dari Jakarta selama periode mudik, di mana sekitar 28% kendaraan diperkirakan menuju Merak, 50% ke arah timur hingga Cipularang, dan sekitar 20% menuju wilayah Bogor.

Adapun jalur ke arah Timur menjadi perhatian utama karena memiliki porsi kendaraan terbesar. Dari total kendaraan yang menuju arah Timur tersebut, sekitar 57% akan melanjutkan perjalanan ke jalur Trans Jawa, sementara sekitar 42% menuju arah Cipularang.

"Nah, yang pasti diantisipasi adalah yang 50 ke Timur, karena ini akan terbagi kembali 57% ke arah Trans Jawa dan 42% sekian ini adalah yang ke arah Cipularang. Dan biasanya kepadatan di kilometer 6,6 karena adanya jumlah kendaraan yang lebih banyak," kata Rivan.

Baca Juga: 10 Ruas Tol Fungsional yang Dibuka selama Lebaran 2026, Ini Daftarnya

Selain itu, Jasa Marga juga mencatat adanya perubahan tren pergerakan kendaraan menjelang periode mudik. Berdasarkan pemantauan lalu lintas, pergerakan kendaraan sudah mulai terlihat sejak H-19 Lebaran terutama dari kendaraan golongan 1. Rivan menyebutkan, dibandingkan kondisi normal, volume kendaraan tercatat meningkat sekitar 3,26% pada periode H-26 hingga H-20. Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, peningkatannya mencapai 4,15%.

"Dibandingkan dengan normal kita lihat bahwa meningkatnya sebesar 3,26% dari H-26 sampai dengan H-20 atau minggu sebelumnya. Kemudian meningkat dibandingkan tahun sebelumnya adalah 4,15%. Jadi ini biasanya juga sama tidak hanya H-10, biasanya H-22 itu sudah teridentifikasi," katanya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
BRI Hadirkan Promo Spesial...
BRI Hadirkan Promo Spesial KKB The Elite, Bawa Pulang Kendaraan Impian dengan Banyak Keuntungan
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, Kendaraan Keluar Jabotabek Melonjak 19%
1,09 Juta Kendaraan...
1,09 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabotabek pada Libur Iduladha 2026
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
50.342 Kendaraan dari...
50.342 Kendaraan dari Arah Trans Jawa Kembali ke Jakarta
Rekomendasi
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
Berita Terkini
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved