Kereta Cepat Surabaya Tak Akan Dibangun Sebelum Utang Whoosh Tuntas
Rabu, 11 Maret 2026 - 20:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: AHY Beri Lampu Kuning Kereta Cepat Surabaya: Tak Ingin Mengulang Kesalahan Terdahulu
Presiden Prabowo Subianto juga sempat menyatakan siap menanggung penyelesaian seluruh persoalan proyek kereta cepat Jakarta–Bandung. Ia menegaskan pemerintah akan memastikan kelangsungan proyek tanpa menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Tidak usah khawatir soal Whoosh. Saya sudah pelajari masalahnya, dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Pemerintah akan bertanggung jawab sepenuhnya,” ujar Prabowo.
Prabowo menyebut, proyek Whoosh harus dilihat dari perspektif pelayanan publik, bukan semata-mata perhitungan untung rugi. Menurutnya, di banyak negara, transportasi umum memang disubsidi negara karena menyangkut kepentingan rakyat.
“Di seluruh dunia, transportasi publik itu mendapat subsidi melalui PSO. Seperti yang disampaikan Menteri Perhubungan, semua kereta api kita disubsidi 60% oleh pemerintah, dan rakyat hanya membayar sekitar 20%. Inilah bentuk nyata kehadiran negara,” tutur Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto juga sempat menyatakan siap menanggung penyelesaian seluruh persoalan proyek kereta cepat Jakarta–Bandung. Ia menegaskan pemerintah akan memastikan kelangsungan proyek tanpa menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Tidak usah khawatir soal Whoosh. Saya sudah pelajari masalahnya, dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Pemerintah akan bertanggung jawab sepenuhnya,” ujar Prabowo.
Prabowo menyebut, proyek Whoosh harus dilihat dari perspektif pelayanan publik, bukan semata-mata perhitungan untung rugi. Menurutnya, di banyak negara, transportasi umum memang disubsidi negara karena menyangkut kepentingan rakyat.
“Di seluruh dunia, transportasi publik itu mendapat subsidi melalui PSO. Seperti yang disampaikan Menteri Perhubungan, semua kereta api kita disubsidi 60% oleh pemerintah, dan rakyat hanya membayar sekitar 20%. Inilah bentuk nyata kehadiran negara,” tutur Prabowo.
(akr)
Lihat Juga :