Libur Lebaran 2026, Jasa Tirta II Pastikan Pasokan Air Aman
Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:54 WIB
loading...
Perum Jasa Tirta II (PJT II) memberikan jaminan bahwa layanan pengelolaan sumber daya air (SDA) dan operasional infrastruktur strategis akan tetap berjalan normal selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah. Foto./Dok
A
A
A
PURWAKARTA - Perum Jasa Tirta II (PJT II) memberikan jaminan bahwa layanan pengelolaan sumber daya air (SDA) dan operasional infrastruktur strategis akan tetap berjalan normal selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah. Meskipun pemerintah memberlakukan aturan Work From Anywhere (WFA) Lebaran 2026 pada 16-17 Maret dan 25-28 Maret bagi ASN, BUMN, dan swasta, PJT II memastikan tidak ada kekosongan pengawasan di lapangan.
Pada periode tersebut, Perum Jasa Tirta II menyiagakan personel 24 jam untuk menjaga bendungan, saluran air, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Air ( PLTA ). Pemantauan intensif terus dilakukan guna memastikan seluruh sistem pengelolaan air dapat berfungsi dengan baik serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan.
Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Imam Santoso menegaskan, bahwa pengelolaan SDA adalah layanan publik yang tidak boleh terhenti (non-stop). Oleh karena itu, skema pengaturan jadwal personel telah disusun secara ketat. Baca Juga: PJT II Usung Budaya Transparansi dan Akuntabilitas di KIP 2025
"Selama periode libur Idulfitri, PJT II tetap menyiagakan tim operasional di lapangan untuk memastikan seluruh infrastruktur SDA beroperasi dengan baik. Pemantauan terhadap bendungan dan fasilitas PLTA terus dilakukan agar pelayanan tetap terjaga," ujar Imam dalam keterangan resminya.
Perusahaan memastikan pengelolaan SDA tetap dilaksanakan secara maksimal melalui penguatan sistem pemantauan, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta pengaturan operasional di lapangan agar seluruh fungsi layanan sumber daya air tetap berjalan optimal.
Kesiapsiagaan ini dilakukan melalui pengaturan jadwal operasional serta penugasan personel di berbagai infrastruktur strategis, termasuk bendungan, saluran air, dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang dikelola perusahaan.
Pemantauan intensif terus dilakukan guna memastikan seluruh sistem pengelolaan air dapat berfungsi dengan baik serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama periode tersebut.
Selain itu, PJT II juga memastikan stabilitas suplai air baku tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengaturan operasi air dilakukan secara terencana agar pasokan air baku bagi masyarakat dan kebutuhan strategis lainnya, tetap tersedia secara aman dan berkelanjutan selama masa libur Lebaran.
Ia menambahkan, bahwa pengelolaan sumber daya air merupakan layanan publik yang harus berjalan tanpa henti, sehingga kesiapan operasional menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan sistem tetap andal. Oleh karena itu, koordinasi internal antar divisi dan unit kerja terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.
Baca Juga: Pengamat dan Aktivis Beri Masukan Pengelolaan Air Minum di Jakarta
Selain pengawasan terhadap infrastruktur utama, PJT II juga melakukan pemantauan kondisi hidrologi secara berkala dengan memanfaatkan keandalan infrastruktur digital untuk memastikan pengaturan operasi air dapat dilakukan secara optimal sesuai kebutuhan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan air, kebutuhan layanan, serta keberlanjutan pengelolaan sumber daya air.
Dengan kolaborasi yang kuat antar tim yang bertugas, baik yang berada di lapangan maupun yang menjalankan fungsi pendukung, serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, perusahaan terus berupaya menjaga keandalan layanan pengelolaan sumber daya air selama periode libur.
Melalui kesiapsiagaan ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri serta berkumpul bersama keluarga dengan nyaman, sementara sistem pengelolaan air tetap beroperasi secara optimal.
Pada periode tersebut, Perum Jasa Tirta II menyiagakan personel 24 jam untuk menjaga bendungan, saluran air, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Air ( PLTA ). Pemantauan intensif terus dilakukan guna memastikan seluruh sistem pengelolaan air dapat berfungsi dengan baik serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan.
Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Imam Santoso menegaskan, bahwa pengelolaan SDA adalah layanan publik yang tidak boleh terhenti (non-stop). Oleh karena itu, skema pengaturan jadwal personel telah disusun secara ketat. Baca Juga: PJT II Usung Budaya Transparansi dan Akuntabilitas di KIP 2025
"Selama periode libur Idulfitri, PJT II tetap menyiagakan tim operasional di lapangan untuk memastikan seluruh infrastruktur SDA beroperasi dengan baik. Pemantauan terhadap bendungan dan fasilitas PLTA terus dilakukan agar pelayanan tetap terjaga," ujar Imam dalam keterangan resminya.
Perusahaan memastikan pengelolaan SDA tetap dilaksanakan secara maksimal melalui penguatan sistem pemantauan, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta pengaturan operasional di lapangan agar seluruh fungsi layanan sumber daya air tetap berjalan optimal.
Kesiapsiagaan ini dilakukan melalui pengaturan jadwal operasional serta penugasan personel di berbagai infrastruktur strategis, termasuk bendungan, saluran air, dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang dikelola perusahaan.
Pemantauan intensif terus dilakukan guna memastikan seluruh sistem pengelolaan air dapat berfungsi dengan baik serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama periode tersebut.
Selain itu, PJT II juga memastikan stabilitas suplai air baku tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengaturan operasi air dilakukan secara terencana agar pasokan air baku bagi masyarakat dan kebutuhan strategis lainnya, tetap tersedia secara aman dan berkelanjutan selama masa libur Lebaran.
Ia menambahkan, bahwa pengelolaan sumber daya air merupakan layanan publik yang harus berjalan tanpa henti, sehingga kesiapan operasional menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan sistem tetap andal. Oleh karena itu, koordinasi internal antar divisi dan unit kerja terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.
Baca Juga: Pengamat dan Aktivis Beri Masukan Pengelolaan Air Minum di Jakarta
Selain pengawasan terhadap infrastruktur utama, PJT II juga melakukan pemantauan kondisi hidrologi secara berkala dengan memanfaatkan keandalan infrastruktur digital untuk memastikan pengaturan operasi air dapat dilakukan secara optimal sesuai kebutuhan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan air, kebutuhan layanan, serta keberlanjutan pengelolaan sumber daya air.
Dengan kolaborasi yang kuat antar tim yang bertugas, baik yang berada di lapangan maupun yang menjalankan fungsi pendukung, serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, perusahaan terus berupaya menjaga keandalan layanan pengelolaan sumber daya air selama periode libur.
Melalui kesiapsiagaan ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri serta berkumpul bersama keluarga dengan nyaman, sementara sistem pengelolaan air tetap beroperasi secara optimal.
(akr)
Lihat Juga :