Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus USD150 per Barel, Picu Krisis Energi Terparah Sejak 1970-an

Minggu, 15 Maret 2026 - 08:02 WIB
loading...
A A A
Badan Internasional Energi (IEA) telah mengambil langkah darurat dengan melepas 400 juta barel dari cadangan strategis, yang tercatat sebagai intervensi terbesar dalam sejarah pasar minyak. Namun, upaya ini belum mampu menekan harga secara signifikan. Analis dari Macquarie memproyeksikan harga minyak bisa menembus USD150 per barel jika blokade di Selat Hormuz terus berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.

Baca Juga: Ejek AS Terang-terangan, Iran Terus Kirim Minyak ke China Lewat Selat Hormuz

Di sektor keuangan, JPMorgan Chase memperingatkan potensi penurunan indeks S&P 500 hingga 10 persen akibat defisit pasokan yang diperkirakan mencapai 16 juta barel per hari. Hingga saat ini, pasar saham cenderung menunjukkan respons yang redup terhadap guncangan geopolitik, namun para ekonom memperingatkan ancaman stagflasi jika harga energi tetap tinggi. Kondisi ini diprediksi akan memaksa Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi di tengah pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Konflik yang kian meruncing ini kini menempatkan stabilitas ekonomi global dalam posisi rentan. Para pengamat kini menyoroti apakah ketenangan para pedagang saat ini merupakan bentuk antisipasi yang matang atau justru kegagalan dalam memitigasi risiko sebelum terjadinya koreksi pasar yang lebih tajam.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Rekomendasi
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
Harga Emas Menggila,...
Harga Emas Menggila, Kini Tembus Rp1,9 Juta Per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved