First Gas In LPG Plant Cilamaya Tercapai, Kapasitas Produksi 163 Ton LPG per Hari

Senin, 16 Maret 2026 - 03:59 WIB
loading...
First Gas In LPG Plant...
Optimalisasi pemanfaatan sumber daya migas nasional kembali mencatatkan milestone penting dengan tercapainya First Gas In LPG Plant Cilamaya yang memanfaatkan gas dari ONWJ pada 15 Maret 2026. Foto/Dok. SindoNews
A A A
KARAWANG - Optimalisasi pemanfaatan sumber daya migas nasional kembali mencatatkan milestone penting dengan tercapainya First Gas In LPG Plant Cilamaya yang memanfaatkan gas dari Offshore North West Java (ONWJ) pada 15 Maret 2026. Pencapaian ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya gas nasional melalui pengolahan menjadi LPG .

Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri migas dalam mendukung program optimalisasi produksi serta pemanfaatan sumber daya energi nasional. Dalam kesempatan ini disampaikan apresiasi kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, SKK Migas, serta PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java atas dukungan, koordinasi, serta komitmen dalam mendorong percepatan pemanfaatan gas dari wilayah Offshore North West Java. Baca juga: Jelang Lebaran 2026, Ketersediaan Stok LPG Nasional Capai 15 Hari

Pemanfaatan gas dari Offshore North West Java melalui fasilitas LPG Plant Cilamaya merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan potensi gas yang sebelumnya belum termanfaatkan secara optimal. Melalui pengolahan gas tersebut menjadi LPG, fasilitas ini memiliki kapasitas produksi sekitar 163 ton LPG per hari serta menghasilkan sekitar 300 barel kondensat per hari, yang memberikan nilai tambah terhadap pemanfaatan sumber daya migas nasional.

Pengembangan fasilitas LPG Plant Cilamaya juga didukung oleh PT Energi Nusantara Perkasa sebagai pengembang fasilitas pengolahan LPG. Hingga memungkinkan optimalisasi pemanfaatan gas dari Offshore North West Java sehingga dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi sumber daya gas domestik.

Deputi Direktur Operasional PT Energi Nusantara Perkasa, Pribadi Wardojo mengatakan, pencapaian First Gas In ini merupakan tonggak penting dalam upaya optimalisasi pemanfaatan gas domestik. ”Fasilitas ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang signifikan melalui pengolahan gas menjadi LPG serta mendukung peningkatan pasokan energi nasional,” katanya, Minggu (15/3/2026).

Selain mendukung peningkatan pasokan LPG domestik, inisiatif ini juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan lifting migas nasional, peningkatan penerimaan negara, serta optimalisasi pemanfaatan gas domestik. Pemanfaatan gas ini juga diharapkan dapat mendukung upaya pengurangan ketergantungan terhadap impor LPG serta memperkuat ketahanan energi nasional. Baca juga: Hadapi Ketidakpastian Geopolitik Gobal, DEN: Ketahanan Energi Perlu Diperkuat

Keberhasilan First Gas In LPG Plant Cilamaya menjadi bukti bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri mampu mendorong percepatan optimalisasi pemanfaatan sumber daya gas nasional serta menciptakan value creation yang berkelanjutan bagi negara. “Ke depan, sinergi ini diharapkan terus memperkuat upaya pengelolaan sumber daya migas nasional guna mendukung ketahanan energi serta memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat Indonesia,” tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
Jawab Perluasan Biodiesel...
Jawab Perluasan Biodiesel B50 untuk Industri, Bpfilters Hadirkan Filter Solar Terbaru
Harmonisasi Tata Ruang...
Harmonisasi Tata Ruang Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional
PGTC 2026 Perkenalkan...
PGTC 2026 Perkenalkan Bisnis Hilir Energi kepada Mahasiswa
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Menikmati Akhir Pekan...
Menikmati Akhir Pekan Romantis di Karawang, dari Ofuro Hingga Kuliner Khas Jepang
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
Rekomendasi
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Shakira Buka Piala Dunia...
Shakira Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler, Cetak Sejarah Baru di FIFA
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved