Ini Alasan Industri Benang Jahit Tetap Kokoh di Tengah Pandemi
Jum'at, 18 September 2020 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
Sambung Wahono menambahkan, perusahaannya sangat concern dengan kestabilan dan ketersediaan warna, serta seberapa cepat pabriknya memproduksi request warna baru yang belum pernah diproduksi sebelumnya. Saat ini, perusahaannya sudah memiliki lab warna dan bisa mencetak warna yang akurat.
(Baca Juga: Imbas Covid-19, Industri Tekstil dan Produk Tekstil Minus 1,24% )
"Yang paling penting dalam produk benang jahit adalah efisiensi penggunaannya, apakah dia bisa putus atau panas saat bergesekan dengan jarum. Jadi kami melakukan riset supaya benang tidak mudah putus dan tidak panas saat bergesekan dengan jarum," imbuhnya.
Wahono juga mengatakan bahwa ada kalanya dia menangani permintaan khusus atau produk yang dikembangkan secara khusus untuk customer tertentu. Terlebih, PT Sanda bergerak 100% di Indonesia, dari pulau Sumatera hingga Papua.
"Karakter customer tiap kota dan pulau berbeda, ada hal yang lebih diperhatikan oleh satu segmen customer tertentu, misal dari pulau tertentu ada yang suka benangnya lebih panjang daripada customer pulau lain," tuturnya.
(Baca Juga: Imbas Covid-19, Industri Tekstil dan Produk Tekstil Minus 1,24% )
"Yang paling penting dalam produk benang jahit adalah efisiensi penggunaannya, apakah dia bisa putus atau panas saat bergesekan dengan jarum. Jadi kami melakukan riset supaya benang tidak mudah putus dan tidak panas saat bergesekan dengan jarum," imbuhnya.
Wahono juga mengatakan bahwa ada kalanya dia menangani permintaan khusus atau produk yang dikembangkan secara khusus untuk customer tertentu. Terlebih, PT Sanda bergerak 100% di Indonesia, dari pulau Sumatera hingga Papua.
"Karakter customer tiap kota dan pulau berbeda, ada hal yang lebih diperhatikan oleh satu segmen customer tertentu, misal dari pulau tertentu ada yang suka benangnya lebih panjang daripada customer pulau lain," tuturnya.
(akr)
Lihat Juga :