Strategi Prabowo Dorong Kompor dan Kendaraan Listrik Dinilai Mampu Perkuat Ketahanan Energi

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:56 WIB
loading...
Strategi Prabowo Dorong...
Strategi Presiden Prabowo Dorong Kompor dan Kendaraan Listrik Dinilai Mampu Perkuat Ketahanan Energi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria, menilai strategi Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong penggunaan kompor dan kendaraan listrik merupakan langkah tepat untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Kebijakan elektrifikasi ini dipandang mampu memitigasi risiko kerentanan pasokan energi Indonesia di tengah ketidakpastian dinamika geopolitik global.

“Arahan Presiden itu merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, khususnya bahan bakar minyak dan LPG,” ujar Sofyano Zakaria seperti dikutip, Selasa (17/3).

Baca Juga: Bahlil Bawa Angin Segar dari Selat Hormuz, Iran Buka Ruang Dialog

Sofyano menjelaskan bahwa Indonesia saat ini masih sangat bergantung pada pasokan energi impor yang jalur distribusinya melintasi kawasan rawan konflik, seperti Selat Hormuz. Ketergantungan tersebut membuat ketahanan energi nasional menjadi sangat rentan jika terjadi gangguan pada rantai pasok minyak mentah dunia.

Menurutnya, Indonesia memiliki modalitas yang kuat untuk melakukan transisi karena kapasitas produksi listrik nasional saat ini tergolong melimpah. Kelebihan pasokan listrik tersebut dapat dioptimalkan untuk menggantikan konsumsi energi berbasis fosil, baik di sektor rumah tangga maupun transportasi.



Pemanfaatan kompor listrik dinilai sebagai langkah yang paling realistis untuk diterapkan dalam jangka pendek karena langsung menyasar konsumsi LPG. Selama ini, sebagian besar kebutuhan LPG rumah tangga masih dipenuhi melalui impor, sehingga peralihan ke listrik akan berdampak signifikan pada penghematan devisa negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Resmikan SPKLU ke-5.000...
Resmikan SPKLU ke-5.000 di Priok, PLN Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
INDEF GTI: Insentif...
INDEF GTI: Insentif Kendaraan Listrik Idealnya Dicabut Bertahap
Mendagri Perintahkan...
Mendagri Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik
Kendaraan Listrik di...
Kendaraan Listrik di Jakarta Bebas Pajak, Pramono: Kami Serius Kurang Polusi
Rekomendasi
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Berita Terkini
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved