Mudik Asyik Bersama BUMN: PLN Fasilitasi 12.500 Warga Pulang Kampung Ramah Lingkungan
Jum'at, 20 Maret 2026 - 21:08 WIB
loading...
A
A
A
Lebih dari sekadar program sosial, PLN memastikan inisiatif ini selaras dengan agenda keberlanjutan dan transisi energi nasional. Melalui anak usahanya, PLN Energy Management Indonesia (EMI), perusahaan melakukan penghitungan jejak karbon secara menyeluruh untuk mengukur sekaligus memitigasi dampak lingkungan dari program ini.
Dalam skenario business as usual, bila para pemudik menggunakan kendaraan pribadi berbahan bakar minyak (BBM), total emisi diproyeksikan mencapai 578 ton CO2e. Namun, melalui peralihan ke moda transportasi massal seperti kereta api, bus, dan kapal laut, emisi berhasil ditekan menjadi 392 ton CO2e, atau berkurang sebesar 186 ton CO2e.
Tak berhenti pada upaya reduksi, PLN juga melakukan langkah beyond compliance melalui carbon offset sebesar 392 ton CO2e dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Gunung Wugul. Sehingga program ini berhasil dijalankan dengan emisi nol atau Net Zero Emission (NZE) sejalan dengan upaya Perseroan mengedepankan prinsip keberlanjutan di setiap operasionalnya.
“Ini bukan hanya tentang mengantarkan masyarakat pulang ke kampung halaman, tetapi juga tentang bagaimana kita turut
serta memastikan perjalanan tersebut aman, efisien dan ramah lingkungan,” tutup Darmawan.
Dalam skenario business as usual, bila para pemudik menggunakan kendaraan pribadi berbahan bakar minyak (BBM), total emisi diproyeksikan mencapai 578 ton CO2e. Namun, melalui peralihan ke moda transportasi massal seperti kereta api, bus, dan kapal laut, emisi berhasil ditekan menjadi 392 ton CO2e, atau berkurang sebesar 186 ton CO2e.
Tak berhenti pada upaya reduksi, PLN juga melakukan langkah beyond compliance melalui carbon offset sebesar 392 ton CO2e dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Gunung Wugul. Sehingga program ini berhasil dijalankan dengan emisi nol atau Net Zero Emission (NZE) sejalan dengan upaya Perseroan mengedepankan prinsip keberlanjutan di setiap operasionalnya.
“Ini bukan hanya tentang mengantarkan masyarakat pulang ke kampung halaman, tetapi juga tentang bagaimana kita turut
serta memastikan perjalanan tersebut aman, efisien dan ramah lingkungan,” tutup Darmawan.
(unt)
Lihat Juga :