Mudik Asyik Bersama BUMN: PLN Fasilitasi 12.500 Warga Pulang Kampung Ramah Lingkungan

Jum'at, 20 Maret 2026 - 21:08 WIB
loading...
Mudik Asyik Bersama...
Menteri Koordinator Bidang Insfrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (kiri depan) dan Kepala BP BUMN, Dony Oskaria (kanan depan) dalam pelepasan Program Mudik Gratis Bersama BUMN di kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta
A A A
JAKARTA - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) resmi melepas 116.688 peserta Program Mudik Gratis Bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 2026 di kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (17/3). Turut berkolaborasi, PT PLN (Persero) sukses memberangkatkan sebanyak 12.500 pemudik dengan upaya penurunan emisi dan carbon offset sehingga program ini mencapai nol emisi atau net zero emissions.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan mudik gratis merupakan salah satu ikhtiar bersama dari Pemerintah.

“Pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BUMN yang telah melaksanakan mudik gratis, karena ini tentu akan mengurangi perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa jika kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah selalu hadir untuk mereka,” ujarnya.

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria menyampaikan bahwa Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata komitmen BUMN untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada momentum penting seperti Idulfitri. Melalui program ini, negara melalui BUMN turut membantu masyarakat dalam mewujudkan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.

“Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud gotong royong dan kepedulian BUMN kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran,” tambah Dony.

Program Mudik Gratis BUMN 2026 mencatatkan realisasi 116.688 pemudik. Angka tersebut melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 104.000 pemudik.

“Kami berharap seluruh peserta dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan rasa aman dan nyaman,” sambung Dony.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan sejalan dengan arahan BPI Danantara dan BP BUMN, perseroan mendukung penuh program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026.

Hal ini selaras dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat yang ingin melakoni mudik sekaligus mengurangi penggunaan BBM dan mengurai kepadatan lalu lintas.

“Melalui program ini, kami berharap para peserta dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman, serta merayakan momen kebersamaan dengan tenang bersama keluarga di kampung halaman,” ujar Darmawan.

Menyusul animo pemudik yang terus meningkat, PLN juga meningkatkan kuota peserta mudik menjadi 12.500 orang sehingga naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 11.322 peserta. Keberangkatan dilaksanakan pada 17 Maret 2026 secara serentak dari tujuh kota, yakni Jakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Balikpapan, Padang, dan Aceh.

Adapun rute perjalanan meliputi Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Barat; Surabaya menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur; Denpasar menuju Jawa Timur; Makassar menuju Surabaya dan Baubau; Balikpapan menuju Surabaya; Padang menuju Palembang; serta Banda Aceh menuju Medan.

Lebih dari sekadar program sosial, PLN memastikan inisiatif ini selaras dengan agenda keberlanjutan dan transisi energi nasional. Melalui anak usahanya, PLN Energy Management Indonesia (EMI), perusahaan melakukan penghitungan jejak karbon secara menyeluruh untuk mengukur sekaligus memitigasi dampak lingkungan dari program ini.

Dalam skenario business as usual, bila para pemudik menggunakan kendaraan pribadi berbahan bakar minyak (BBM), total emisi diproyeksikan mencapai 578 ton CO2e. Namun, melalui peralihan ke moda transportasi massal seperti kereta api, bus, dan kapal laut, emisi berhasil ditekan menjadi 392 ton CO2e, atau berkurang sebesar 186 ton CO2e.

Tak berhenti pada upaya reduksi, PLN juga melakukan langkah beyond compliance melalui carbon offset sebesar 392 ton CO2e dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Gunung Wugul. Sehingga program ini berhasil dijalankan dengan emisi nol atau Net Zero Emission (NZE) sejalan dengan upaya Perseroan mengedepankan prinsip keberlanjutan di setiap operasionalnya.

“Ini bukan hanya tentang mengantarkan masyarakat pulang ke kampung halaman, tetapi juga tentang bagaimana kita turut
serta memastikan perjalanan tersebut aman, efisien dan ramah lingkungan,” tutup Darmawan.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Rekomendasi
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Berita Terkini
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Infografis
AirPod 2.0, Mobil Ramah Lingkungan Berbahan Bakar Angin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved