Hemat BBM, Pemerintah Terapkan WFH ASN dan Swasta Usai Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:58 WIB
loading...
Hemat BBM, Pemerintah...
Warga mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina kawasan Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (17/3/2026). FOTO/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan mulai memberlakukan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) segera setelah masa libur Lebaran usai. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menekan konsumsi energi nasional di tengah tren kenaikan harga minyak mentah dunia.

"WFH akan didetailkan. Tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan. Untuk ASN maupun imbauan untuk swasta. Tetapi bukan yang bekerja di sektor pelayanan publik," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Sabtu (21/3).

Baca Juga: ASN-Swasta Bakal WFH 1 Hari Kerja dalam Seminggu usai Lebaran

Airlangga menjelaskan skema kerja fleksibel ini rencananya hanya akan diterapkan selama satu hari dalam sepekan. Saat ini, pemerintah tengah merampungkan aturan teknis dengan melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Dalam Negeri agar implementasi di lapangan berjalan efektif dan seragam.



Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambahkan, kebijakan satu hari WFH tersebut memiliki potensi besar dalam mengurangi beban subsidi energi. Berdasarkan perhitungan awal, pembatasan mobilitas pekerja selama satu hari dalam seminggu diproyeksikan mampu menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) hingga sekitar 20%.

Meskipun bertujuan untuk penghematan, Purbaya menegaskan bahwa kebijakan ini hanya dibatasi satu hari agar tidak mengganggu kinerja birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, keseimbangan antara fleksibilitas dan produktivitas tetap menjadi prioritas utama agar roda ekonomi dan administrasi negara tetap berjalan optimal.

Baca Juga: Hemat BBM, Indonesia Kaji Penerapan WFA Imbas Gangguan Pasokan

Pemerintah juga memberikan pengecualian tegas bagi para pekerja yang berada di sektor pelayanan publik primer yang membutuhkan kehadiran fisik. Sektor-sektor seperti kesehatan, keamanan, dan layanan administratif langsung tetap akan beroperasi secara normal tanpa mengikuti skema kerja dari rumah tersebut.

Untuk sektor swasta, pemerintah bersifat memberikan imbauan agar dapat menyesuaikan kebijakan serupa sesuai dengan karakteristik perusahaan masing-masing. Langkah kolektif ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek dalam menghadapi fluktuasi harga energi global yang kian dinamis.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo Mulai 1 Juni
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan...
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Awal Juni, Catat Tanggal Pastinya
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Berita Pemangkasan Gaji...
Berita Pemangkasan Gaji ke-13 ASN Dipastikan Hoaks, Pencairan Tetap Juni 2026
Harga Energi Global...
Harga Energi Global Melonjak Tajam, BBM LPG dan LNG Alami Tren Kenaikan
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Rekomendasi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved