Krisis BBM Hantam Eropa, Negara Ini Bakal Batasi Pembelian Orang Asing dan Terapkan Harga Ganda

Senin, 23 Maret 2026 - 21:29 WIB
loading...
A A A
Kondisi tersebut membuat semakin sulitnya mendapatkan pasokan BBM karena pembeli di Asia menawar lebih tinggi daripada pemasok lokal. Lalu ketegangan dengan Ukraina, membuat aliran minyak Rusia melalui pipa Druzhba terhenti.

"Hanya orang bodoh yang mau mematikan pipa Druzhba,” ujar Fico dengan nada keras.

Ia menuding Kiev memanfaatkan situasi ini untuk keuntungan politik, meskipun pihak Ukraina berdalih pipa tersebut rusak akibat serangan Rusia. Baca Juga: Hemat BBM Imbas Perang AS vs Iran, Negara Asia Ini Jadikan Hari Rabu Libur Nasional

Upaya Uni Eropa (UE) untuk menyelesaikan sengketa pipa ini sempat macet karena Kiev menolak inspeksi internasional. Namun, kabar terbaru menyebutkan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen telah mengirim tim ahli ke Kiev pekan ini untuk memeriksa bagian pipa yang diklaim rusak.

Langkah perbaikan ini diharapkan dapat segera memulihkan aliran minyak ke Hungaria dan Slovakia, yang sebelumnya sempat membalas tindakan Kiev dengan menghentikan pasokan diesel ke Ukraina.

Dampak Pembatasan BBM bagi Wisatawan dan Logistik

Jika kebijakan pembatasan BBM ini resmi diketuk palu, para pengemudi lintas batas di Eropa Tengah akan menghadapi tantangan besar. Biaya logistik membengkak, lantaran truk ekspedisi asing harus membayar lebih mahal untuk mengisi bahan bakar di Slovakia.

Pemeriksaan dokumen ketat, setiap pengisian BBM di perbatasan akan memerlukan verifikasi identitas dan surat kendaraan. Risiko kelangkaan regional mencuat, dimana kebijakan proteksionisme energi ini dikhawatirkan akan memicu aksi balasan dari negara tetangga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Rekomendasi
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Berita Terkini
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Infografis
BBM Bakal Kena Cukai,...
BBM Bakal Kena Cukai, Berikut Harga Pertalite dan Pertamax
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved