Kemenhub Minta Swasta Ikut Terapkan WFA demi Urai Arus Balik Lebaran
Selasa, 24 Maret 2026 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Aan menegaskan, tanpa pengaturan waktu perjalanan yang baik, lonjakan kendaraan berpotensi menimbulkan kemacetan panjang, terutama di ruas tol utama dan titik-titik rest area. Sebabitu, selain mendorong penerapan WFA, Kemenhub juga mengimbau pemudik untuk mengatur waktu perjalanan secara fleksibel, termasuk memilih tanggal kepulangan di luar puncak arus balik seperti pada 25 hingga 27 Maret.
"Kami berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha dan masyarakat, dapat bekerja sama agar arus balik Lebaran tahun ini berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman," kata Aan.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Mahal saat Lebaran Tak Langgar Aturan, Kemenhub Ungkap Alasannya
Di sisi lain, Kemenhub juga mengingatkan pentingnya disiplin berkendara selama perjalanan. Pemudik diminta memanfaatkan rest area secara bijak dengan membatasi waktu istirahat maksimal 30 menit, serta tidak berhenti di bahu jalan tol karena berisiko membahayakan keselamatan dan memicu kemacetan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, diharapkan tekanan arus balik dapat terurai sehingga mobilitas pasca libur Lebaran tetap terkendali.
"Kami berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha dan masyarakat, dapat bekerja sama agar arus balik Lebaran tahun ini berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman," kata Aan.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Mahal saat Lebaran Tak Langgar Aturan, Kemenhub Ungkap Alasannya
Di sisi lain, Kemenhub juga mengingatkan pentingnya disiplin berkendara selama perjalanan. Pemudik diminta memanfaatkan rest area secara bijak dengan membatasi waktu istirahat maksimal 30 menit, serta tidak berhenti di bahu jalan tol karena berisiko membahayakan keselamatan dan memicu kemacetan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, diharapkan tekanan arus balik dapat terurai sehingga mobilitas pasca libur Lebaran tetap terkendali.
(nng)
Lihat Juga :