LPG Masih Impor 70%, Bahlil Minta Masyarakat Tidak Boros

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:35 WIB
loading...
LPG Masih Impor 70%,...
Pemerintah mengungkapkan ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) masih cukup tinggi, mencapai sekitar 70% dari total kebutuhan nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengungkapkan ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) masih cukup tinggi, mencapai sekitar 70% dari total kebutuhan nasional. Di tengah ketidakpastian geopolitik global, masyarakat diminta berperan aktif dalam menjaga ketahanan energi dengan menggunakan energi secara bijak.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, meski sebagian besar pasokan LPG masih berasal dari luar negeri, kondisi distribusi dan ketersediaan saat ini tetap terjaga dengan baik. Termasuk selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

"Contoh katakanlah kalau masak pakai LPG, kalau sudah masak, sudah. Jangan boros. Ini kita betul-betul minta bantuan rakyat dalam memakai energi yang bijaksana," ujar Bahlil saat melakukan peninjauan di Solo, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga: Efek Beli BBM dan LPG AS Rp253 Triliun, Indonesia Kurangi Impor dari Negara Ini

Menurutnya, pemerintah terus bekerja keras memastikan pasokan energi tetap stabil di tengah tekanan global, termasuk dampak konflik geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi dunia. Selain mengamankan suplai dari berbagai negara, pemerintah juga mengoptimalkan sumber energi domestik guna mengurangi ketergantungan impor.



Namun demikian, Bahlil menekankan bahwa upaya pemerintah tidak akan optimal tanpa dukungan masyarakat. Ia mengimbau agar penggunaan energi, khususnya LPG rumah tangga, dilakukan secara efisien dan tidak berlebihan.

Lebih lanjut Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, yang justru dapat mengganggu distribusi energi di lapangan. Pemerintah memastikan hingga saat ini tidak ada antrean signifikan di SPBU maupun distribusi LPG selama periode Lebaran.

Baca Juga: Impor Darurat, Dua Kargo LPG dari Australia Masuk Minggu Ini

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga energi, termasuk LPG bersubsidi, agar tidak memberatkan masyarakat. Ia menyebut koordinasi dengan Kementerian Keuangan terus dilakukan untuk mencari skema terbaik dalam menjaga keberlanjutan subsidi di tengah tekanan fiskal.

"Dalam kondisi krisis sekalipun, arahan Bapak Presiden jelas, bagaimana agar rakyat tidak terbebani. Subsidi tetap kita jaga," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Rekomendasi
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved