Kendaraan dan Kompor Listrik Kunci Kurangi Impor Energi

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:43 WIB
loading...
Kendaraan dan Kompor...
Peralihan ke kendaraan listrik dan kompor listrik dinilai bisa menjadi langkah strategis untuk menekan konsumsi energi berbasis impor, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Peralihan ke kendaraan listrik dan kompor listrik dinilai bisa menjadi langkah strategis untuk menekan konsumsi energi berbasis impor, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG. Pada sektor transportasi, peralihan satu juta mobil berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik diperkirakan mampu mengurangi kebutuhan minyak mentah dalam jumlah signifikan.

“Penggantian satu juta mobil listrik dapat mengurangi kebutuhan minyak mentah hingga 13,2 juta barel per tahun,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa dalam keterangannya dikutip Kamis (26/3/2026).

Menurut Fabby, pada sektor rumah tangga, penggunaan kompor listrik juga dinilai efektif menekan konsumsi LPG. Bagi rumah tangga mampu, kompor listrik bahkan lebih ekonomis dibandingkan LPG nonsubsidi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor energi.

Baca Juga: Insentif Kendaraan Listrik Bisa Tekan Impor BBM

“Jika rumah tangga mulai menggunakan kompor induksi, penghematan LPG bisa mencapai lebih dari 130 ton per tahun,” jelasnya.



Urgensi elektrifikasi tersebut, paparnya, semakin terasa karena tingginya sensitivitas fiskal Indonesia terhadap gejolak geopolitik global, seperti konflik di Timur Tengah. “Setiap kenaikan harga minyak sebesar US$ 1 per barel dapat menambah beban APBN hingga Rp6,7 triliun,” katanya.

Baca Juga: F ilipina Umumkan Darurat Energi, Purbaya Ungkap Kondisi di Indonesia

Selain itu, jelasnya, elektrifikasi juga berperan dalam menekan subsidi energi yang terus meningkat. Pada 2025, subsidi energi tercatat sebesar Rp203,4 triliun dan diproyeksikan naik menjadi Rp210,1 triliun pada 2026.

“Elektrifikasi transportasi dan rumah tangga menjadi kunci mengurangi ketergantungan impor energi sekaligus menekan beban subsidi,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Rekomendasi
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Infografis
Ditolak AS dan Eropa,...
Ditolak AS dan Eropa, Mobil Listrik China Incar Asia Tenggara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved