Kepercayaan Publik terhadap IFG Life Beri Sentimen Positif bagi Industri Asuransi
Selasa, 31 Maret 2026 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
Selain pertumbuhan premi, perusahaan juga menunjukkan komitmen nyata dalam perlindungan nasabah dengan membayar klaim senilai lebih dari Rp23,4 triliun sejak berdiri pada Oktober 2020 hingga Desember 2025. Langkah ini dipandang sebagai bukti nyata efektivitas strategi keuangan dan manajemen risiko perusahaan yang disiplin.
Baca Juga: IFG Life Bayar Klaim Rp23,1 Triliun, Perkuat Layanan di 20 Kota
Struktur permodalan IFG Life saat ini berada dalam posisi yang sangat sehat, dengan rasio Risk Based Capital (RBC) mencapai 202,95 persen. Angka tersebut berada jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120 persen, yang sekaligus memperkuat daya tahan perusahaan dalam menghadapi risiko bisnis.
Hingga akhir 2025, ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp4,84 triliun, yang berarti IFG Life telah memenuhi ambang batas minimum ekuitas industri asuransi jiwa tahun 2026 dan 2028. Konsistensi dalam menjaga rasio kecukupan modal ini diharapkan terus menjadi standar baru bagi tata kelola asuransi dan perlindungan nasabah di Indonesia.
Baca Juga: IFG Life Bayar Klaim Rp23,1 Triliun, Perkuat Layanan di 20 Kota
Struktur permodalan IFG Life saat ini berada dalam posisi yang sangat sehat, dengan rasio Risk Based Capital (RBC) mencapai 202,95 persen. Angka tersebut berada jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120 persen, yang sekaligus memperkuat daya tahan perusahaan dalam menghadapi risiko bisnis.
Hingga akhir 2025, ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp4,84 triliun, yang berarti IFG Life telah memenuhi ambang batas minimum ekuitas industri asuransi jiwa tahun 2026 dan 2028. Konsistensi dalam menjaga rasio kecukupan modal ini diharapkan terus menjadi standar baru bagi tata kelola asuransi dan perlindungan nasabah di Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :