Terobosan Diplomasi, Iran Buka Akses Selat Hormuz untuk Tanker Minyak Filipina

Kamis, 02 April 2026 - 19:32 WIB
loading...
Terobosan Diplomasi,...
Seorang pria berjalan di sepanjang pantai, sementara kapal tanker minyak dan kapal kargo berbaris di Selat Hormuz, seperti terlihat dari Khor Fakkan, Uni Emirat Arab, Rabu, 11 Maret 2026. FOTO/AP
A A A
MANILA - Iran memberikan jaminan akses aman bagi kapal tanker minyak Filipina untuk melintas di Selat Hormuz di tengah krisis energi global. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi Filipina yang terdampak lonjakan harga energi dan gangguan pasokan sejak awal Maret 2026.

"Iran berkomitmen memberikan akses aman, lancar, dan cepat bagi kapal berbendera Filipina, termasuk pengiriman energi dan awak kapal," demikian disampaikan dalam komunikasi antara Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Filipina Ma. Theresa Lazaro dikutip dari Al Arabiya, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: Filipina Jadi Negara Pertama yang Menyatakan Darurat Energi akibat Perang Iran

Jaminan tersebut merupakan hasil dari upaya diplomasi intensif Manila dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah Filipina sebelumnya meminta Iran menetapkan status “negara non-musuh” guna memastikan kapal-kapalnya tidak terdampak blokade di jalur strategis tersebut.



Langkah ini dinilai krusial mengingat Filipina sangat bergantung pada impor energi, dengan sekitar 98% kebutuhan minyaknya berasal dari Timur Tengah. Presiden Ferdinand Marcos Jr. bahkan telah menetapkan status darurat energi nasional sejak 24 Maret setelah cadangan bahan bakar dilaporkan hanya cukup untuk sekitar 45 hari.

Penutupan Selat Hormuz sejak 4 Maret oleh Iran, sebagai respons atas konflik dengan Amerika Serikat dan Israel, telah mengguncang pasar energi global. Jalur yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu menyebabkan antrean ribuan kapal serta gangguan rantai pasok yang diperkirakan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk pulih.

Baca Juga: AS Serang Iran, Kini Panik Hadapi Skenario Harga Minyak USD200 per Barel

Selain Filipina, Malaysia juga dilaporkan telah memperoleh izin serupa untuk melintasi selat tanpa dikenakan biaya tambahan. Di saat yang sama, negara-negara Asia Tenggara berlomba mencari alternatif pasokan energi untuk mengantisipasi krisis berkepanjangan.

Filipina sendiri mulai menjajaki pembelian minyak mentah dari Rusia sebagai langkah darurat. Perusahaan energi Petron Corporation mengonfirmasi telah membeli sekitar 2,5 juta barel minyak Rusia setelah sejumlah pengiriman sebelumnya dibatalkan akibat konflik.

Di tingkat global, Badan Energi Internasional turut mengoordinasikan pelepasan 400 juta barel minyak dari cadangan strategis negara anggota guna meredam gejolak pasokan dan harga energi dunia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
Berita Terkini
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved