Demi Ekosistem Kripto yang Sehat, Indodax Dorong Regulasi bagi Influencer
Jum'at, 10 April 2026 - 22:46 WIB
loading...
CEO Indodax, William Sutanto. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 guna memperkuat pemahaman masyarakat terhadap aset digital. Program yang berlangsung sepanjang April hingga Mei ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran influencer dalam edukasi kripto.
Seiring meningkatnya konsumsi informasi digital, influencer dan konten kreator dinilai memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi publik terhadap aset kripto, sekaligus menjadi jembatan penyampaian informasi yang kompleks kepada masyarakat luas.
"Platform seperti Instagram, YouTube, Twitter, dan lainnya banyak dimanfaatkan oleh para influencer untuk menyampaikan informasi, yang sekaligus menjadi bagian dari aktivitas edukasi dan pemasaran," ujar CEO Indodax, William Sutanto dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga: Indodax Catatkan Proof of Reserves Senilai Rp18 Triliun
Ia menilai kontribusi influencer selama ini cukup signifikan dalam mendorong pertumbuhan industri kripto di Indonesia, terutama dalam menyederhanakan informasi teknis agar lebih mudah dipahami masyarakat. Tanpa peran tersebut, menurutnya, perkembangan ekosistem kripto tidak akan sepesat saat ini.
Meski demikian, William menekankan perlunya standar dan pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas influencer, terutama terkait potensi penyebaran misinformasi maupun praktik yang merugikan publik. Ia menyoroti keberadaan akun anonim yang dinilai dapat memengaruhi opini publik tanpa akuntabilitas yang jelas.
Menurut dia, pengaturan yang tepat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara edukasi dan perlindungan konsumen. Hal ini penting mengingat aset kripto merupakan instrumen keuangan yang memiliki risiko tinggi dan kerap dimanfaatkan oleh pihak tertentu secara tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: OJK Catat Pajak Kripto Rp719,61 Miliar, Indodax Sumbang Lebih dari 50%
BLK 2026 mengusung tema integrasi inovasi blockchain dan kripto dalam mendorong transformasi ekosistem digital yang inklusif. Program ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari akademisi, komunitas, developer, hingga aparat penegak hukum, melalui diskusi dan workshop di sejumlah daerah.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap literasi, Indodax juga terus mengembangkan program edukasi melalui Indodax Academy serta menghadirkan platform yang aman dan transparan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan industri kripto nasional yang sehat dan berkelanjutan.
Seiring meningkatnya konsumsi informasi digital, influencer dan konten kreator dinilai memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi publik terhadap aset kripto, sekaligus menjadi jembatan penyampaian informasi yang kompleks kepada masyarakat luas.
"Platform seperti Instagram, YouTube, Twitter, dan lainnya banyak dimanfaatkan oleh para influencer untuk menyampaikan informasi, yang sekaligus menjadi bagian dari aktivitas edukasi dan pemasaran," ujar CEO Indodax, William Sutanto dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga: Indodax Catatkan Proof of Reserves Senilai Rp18 Triliun
Ia menilai kontribusi influencer selama ini cukup signifikan dalam mendorong pertumbuhan industri kripto di Indonesia, terutama dalam menyederhanakan informasi teknis agar lebih mudah dipahami masyarakat. Tanpa peran tersebut, menurutnya, perkembangan ekosistem kripto tidak akan sepesat saat ini.
Meski demikian, William menekankan perlunya standar dan pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas influencer, terutama terkait potensi penyebaran misinformasi maupun praktik yang merugikan publik. Ia menyoroti keberadaan akun anonim yang dinilai dapat memengaruhi opini publik tanpa akuntabilitas yang jelas.
Menurut dia, pengaturan yang tepat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara edukasi dan perlindungan konsumen. Hal ini penting mengingat aset kripto merupakan instrumen keuangan yang memiliki risiko tinggi dan kerap dimanfaatkan oleh pihak tertentu secara tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: OJK Catat Pajak Kripto Rp719,61 Miliar, Indodax Sumbang Lebih dari 50%
BLK 2026 mengusung tema integrasi inovasi blockchain dan kripto dalam mendorong transformasi ekosistem digital yang inklusif. Program ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari akademisi, komunitas, developer, hingga aparat penegak hukum, melalui diskusi dan workshop di sejumlah daerah.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap literasi, Indodax juga terus mengembangkan program edukasi melalui Indodax Academy serta menghadirkan platform yang aman dan transparan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan industri kripto nasional yang sehat dan berkelanjutan.
(nng)
Lihat Juga :