Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Distribusi LPG lewat STS Kalbut

Minggu, 12 April 2026 - 09:36 WIB
loading...
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan memastikan penyediaan dan distribusi energi yang andal di seluruh Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pertamina Patra Niaga terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan memastikan penyediaan dan distribusi energi yang andal di seluruh Indonesia.
Hal itu dilakukanSubholding Downstream Pertamina oti dengan memperkuat infrastruktur serta memastikan keberlanjutan pasokan energi, termasuk LPG.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga,Roberth MV. Dumatubun menegaskan, keandalan distribusi energi, termasuk LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama perusahaan. “Kami berkomitmen menjaga pasokan LPG nasional terus tersalurkan dan terdistribusi secara merata," tegasnya melalui keterangan pers, Minggu (12/4/2026).

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Apresiasi Bareskrim Polri Tegakkan Hukum Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi

Hal itu antara lain melalui dukungan infrastruktur seperti Ship-to-Ship(STS) Kalbut. Roberth menjelaskan, dalam implementasinya, Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi LPG nasional melalui optimalisasi sarana terintegrasi, mulai dari ketersediaan armada kapal untuk distribusi laut,skid tankuntuk distribusi darat, hingga peningkatan pengawasan di SPPBE, agen dan pangkalan resmi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok tetap terjaga serta distribusi berjalan efektif dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Keberadaanmothership STS Kalbut yang berperan sebagai pusat layanan transfer LPG utama di Perairan Teluk Kalbut, Situbondo, Jawa Timur. Fasilitas strategis ini menjadi simpul distribusi penting dalam proses bongkar muat LPG dari kapal tanker induk (mothership) ke kapal yang lebih kecil untuk selanjutnya disalurkan ke berbagai wilayah.



STS Kalbut yang telah beroperasi sejak tahun 1995 dengan luasan area laut mencapai 3,92 km² merupakan bagian dari Terminal BBM Tanjungwangi dan memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan bahwa STS Kalbut tidak hanya menopang distribusi LPG di Jawa Timur, tetapi juga menjangkau wilayah yang lebih luas. “Eksistensi STS Kalbut merupakan urat nadi energi Indonesia yang menjadi tulang punggung suplai LPG. Tidak hanya Jawa Timur, tetapi juga mencakup Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Sulawesi,” ujarnya.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Keandalan Sarfas Jaga Distribusi Energi

Di wilayah Jatimbalinus, STS Kalbut mendukung distribusi ke Terminal LPG Surabaya, Terminal LPG Tanjungwangi, Terminal LPG Manggis, Terminal LPG Ampenan, dan Terminal LPG Bima dengan kapasitas suplai reguler yang bervariasi, mulai dari 1.700 metrik ton hingga 10.000 metrik ton.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan LPG di Jawa Timur, pada 8 April 2026 telah sandar kapal kargo dengan muatan sebesar 44.839 metrik ton di STS Kalbut yang selanjutnya didistribusikan ke berbagai terminal, antara lain Gresik dengan muatan 10.000 metrik ton, ditambah suplai dari kilang TPPI sebesar 1.000 metrik ton, lalu Surabaya dengan muatan 8.000 metrik ton dan saat ini dalam proses bongkar.

Kemudian Banyuwangi dengan muatan 2.500 metrik ton. Melalui optimalisasi infrastruktur dan penguatan sistem distribusi ini, tegas Roberth, Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan LPG tetap terjaga guna mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi nasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Solusi Logistik Modern:...
Solusi Logistik Modern: Kunci Sukses Bisnis Tekan Biaya dan Efisiensi Operasional
Lapor Prabowo, Bahlil...
Lapor Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM hingga LPG Aman
Tokoh Madura: Masyarakat...
Tokoh Madura: Masyarakat Tak Boleh Jadi Penonton dalam Konversi LPG ke NGC
Bareskrim Polri Bongkar...
Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, Tangkap 2 Tersangka
Mendiktisaintek Ungkap...
Mendiktisaintek Ungkap Prabowo Instruksikan Kampus Cari Alternatif untuk Kurangi Ketergantungan Elpiji
Rekomendasi
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Berita Terkini
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved