Makmur Dukung OJK dan APRDI Tingkatkan Literasi Reksa Dana di Jateng
Senin, 13 April 2026 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Merry Putri Sirait menambahkan bahwa perkembangan digitalisasi telah mempermudah akses masyarakat terhadap instrumen investasi. "Dengan tampilan yang sederhana, investasi reksa dana kini semakin mudah bagi masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: OJK Tindak 233 Pelaku Manipulasi Pasar, Denda Capai Rp96,33 Miliar
Data OJK menunjukkan pertumbuhan signifikan pasar modal di Jawa Tengah. Per Januari 2026, jumlah investor mencapai 3,38 juta atau naik 105,29% secara tahunan, dengan reksa dana mendominasi sebesar 63,98%. Nilai penjualan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) juga melonjak 269,34% secara tahunan, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat.
Untuk mendorong investasi berkelanjutan, OJK menghadirkan program PINTAR Reksa Dana yang mengusung konsep investasi berkala berbasis compounding dan dollar cost averaging (DCA). Program ini ditujukan bagi masyarakat umum, termasuk generasi muda melalui skema SiMUDA Investasiku.
Baca Juga: OJK Tindak 233 Pelaku Manipulasi Pasar, Denda Capai Rp96,33 Miliar
Data OJK menunjukkan pertumbuhan signifikan pasar modal di Jawa Tengah. Per Januari 2026, jumlah investor mencapai 3,38 juta atau naik 105,29% secara tahunan, dengan reksa dana mendominasi sebesar 63,98%. Nilai penjualan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) juga melonjak 269,34% secara tahunan, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat.
Untuk mendorong investasi berkelanjutan, OJK menghadirkan program PINTAR Reksa Dana yang mengusung konsep investasi berkala berbasis compounding dan dollar cost averaging (DCA). Program ini ditujukan bagi masyarakat umum, termasuk generasi muda melalui skema SiMUDA Investasiku.
(nng)