Makmur Dukung OJK dan APRDI Tingkatkan Literasi Reksa Dana di Jateng

Senin, 13 April 2026 - 21:30 WIB
loading...
Makmur Dukung OJK dan...
Makmur mendukung upaya OJK dan APRDI dalam meningkatkan literasi investasi masyarakat di Jawa Tengah. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) mendukung upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) dalam meningkatkan literasi investasi masyarakat di Jawa Tengah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam program SOSEDU APRDI 2026 sebagai bagian dari rangkaian edukasi menuju Pekan Reksa Dana 2026.

"Inklusi yang tinggi harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai. Reksa dana, khususnya pasar uang, bisa menjadi pintu masuk bagi investor pemula. Namun masyarakat harus berinvestasi pada produk yang terdaftar dan diawasi OJK," ujar Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo dalam keterangan resmi, Senin (13/4/2026).

Baca Juga: Mengulik 5 Agenda Prioritas Strategis Ketua OJK Baru Kiki Widyasari

Kegiatan SOSEDU APRDI 2026 digelar di Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Semarang, pada 9 April 2026, sebagai bagian dari rangkaian Road to Pekan Reksa Dana 2026 yang akan mencapai puncaknya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 April 2026 di Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Makmur hadir sebagai mitra sekaligus narasumber yang diwakili oleh Merry Putri Sirait, bersama PT Panin Asset Management. Sebanyak 30 perwakilan media memperoleh pemahaman terkait produk reksa dana serta pentingnya investasi yang terencana dan berkelanjutan.



Ketua Panitia SOSEDU APRDI 2026 Gresia Kusyanto mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye #ReksaDanaAja untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam investasi. Ia menilai reksa dana semakin relevan karena fleksibel, terjangkau, dan dapat dimulai dengan nominal kecil.

Sementara, Merry Putri Sirait menambahkan bahwa perkembangan digitalisasi telah mempermudah akses masyarakat terhadap instrumen investasi. "Dengan tampilan yang sederhana, investasi reksa dana kini semakin mudah bagi masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: OJK Tindak 233 Pelaku Manipulasi Pasar, Denda Capai Rp96,33 Miliar

Data OJK menunjukkan pertumbuhan signifikan pasar modal di Jawa Tengah. Per Januari 2026, jumlah investor mencapai 3,38 juta atau naik 105,29% secara tahunan, dengan reksa dana mendominasi sebesar 63,98%. Nilai penjualan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) juga melonjak 269,34% secara tahunan, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat.

Untuk mendorong investasi berkelanjutan, OJK menghadirkan program PINTAR Reksa Dana yang mengusung konsep investasi berkala berbasis compounding dan dollar cost averaging (DCA). Program ini ditujukan bagi masyarakat umum, termasuk generasi muda melalui skema SiMUDA Investasiku.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved