Xi Jinping: Tatanan Dunia Runtuh, Ancam Stabilitas Global

Selasa, 14 April 2026 - 18:04 WIB
loading...
Xi Jinping: Tatanan...
Presiden China Xi Jinping memperingatkan tatanan dunia sedang berada dalam kondisi rapuh di tengah meningkatnya konflik global. FOTO/AP
A A A
BEIJING - Presiden China Xi Jinping memperingatkan tatanan dunia sedang berada dalam kondisi rapuh di tengah meningkatnya konflik global, termasuk perang Iran yang dinilai memperparah ketidakstabilan internasional. Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez di Beijing, Selasa (14/4/2026).

"Tatanan dunia sedang runtuh menjadi kekacauan," ujar Xi Jinping dalam pertemuan tersebut, dikutip The Economic Times, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: 6 Strategi Presiden Xi Jinping Membangun Kendali Absolut Militer China

Xi menekankan pentingnya koordinasi yang lebih erat antara China dan Spanyol dalam merespons meningkatnya ketegangan geopolitik. Ia menyebut hubungan kedua negara terus berkembang dan berperan dalam menjaga stabilitas relasi antara China dan Uni Eropa, sekaligus menyerukan penguatan komunikasi, kepercayaan, dan kerja sama.

Pertemuan yang berlangsung di Aula Besar Rakyat itu juga menyoroti komitmen kedua negara dalam mempertahankan multilateralisme. Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional yang inklusif menjadi kunci untuk meredam konflik dan menjaga stabilitas global di tengah dinamika geopolitik yang kian kompleks.

Kunjungan Sánchez ke Beijing berfokus pada penguatan hubungan ekonomi sekaligus membahas isu geopolitik global. Spanyol dalam kesempatan tersebut menyuarakan sikap kritis terhadap aksi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta menyerukan penyelesaian konflik melalui jalur damai.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Rekomendasi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved