Agar Proteksinya Optimal, Ini 4 Tips Memaksimalkan Manfaat Asuransi Perjalanan

Rabu, 15 April 2026 - 15:40 WIB
loading...
Agar Proteksinya Optimal,...
Tips Memaksimalkan Manfaat Asuransi Perjalanan
A A A
JAKARTA - Sering dianggap sepele, faktanya banyak orang masih menganggap asuransi perjalanan kurang penting untuk diajukan. Padahal, selama melakukan perjalanan, khususnya ke negara lain yang terasa begitu asing, risiko masalah bisa terjadi secara tiba-tiba dan tanpa pertanda. Contoh paling umum adalah risiko kehilangan barang atau bagasi, keterlambatan atau pembatalan penerbangan, hingga biaya rumah sakit.

Dengan perlindungan asuransi perjalanan, beragam risiko selama bepergian tersebut bisa ditanggung dari sisi kerugian finansial maupun kebutuhan administrasinya. Jadi, manfaat asuransi perjalanan ini tidak boleh disepelekan, khususnya bagi Anda yang sering bepergian ke tempat yang jauh, entah itu untuk urusan pekerjaan atau liburan.

Namun, tahukah Anda jika ada cara mengoptimalkan proteksi asuransi perjalanan agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan? Nah, agar Anda merasa membayar preminya terasa sepadan atau bahkan jauh lebih menguntungkan, simak 4 tips memaksimalkan manfaat asuransi perjalanan berikut ini.

Perhatikan Durasi Perjalanan Sejak Hari Keberangkatan hingga Pulang
Saat membeli asuransi perjalanan, salah satu hal yang wajib untuk diperhatikan adalah durasi perjalanan. Tidak hanya selama di lokasi tujuan, tapi hitung periode perjalanan sejak hari keberangkatan hingga kembali ke rumah.

Mengapa hal ini penting untuk diperhatikan? Alasannya karena manfaat perlindungan asuransi perjalanan hanya berlaku jika risiko yang ditanggung terjadi di periode perjalanan yang tertulis pada polis.

Sebagai contoh, Anda memilih periode perjalanan selama 2 hari saat mengajukan asuransi perjalanan. Padahal, di hari ketiga Anda masih melakukan perjalanan pulang melalui penerbangan. Saat risiko kehilangan bagasi atau pembatalan penerbangan terjadi di hari ketiga tersebut, klaim manfaat asuransi perjalanan tidak akan bisa dilakukan karena terjadi di luar periode perjalanan yang tertulis pada polis.

Mengetahui hal tersebut, perhatikan dengan matang durasi perjalanan saat mengajukan asuransi ini agar bisa memberi perlindungan secara penuh selama bepergian.

Cek Kondisi Wilayah atau Negara Tujuan
Tips yang kedua, cek kondisi wilayah atau negara yang akan dituju selama perjalanan. Sering tak diperhatikan, tapi asuransi perjalanan biasanya membedakan polis dan preminya tergantung dari negara yang dituju pihak tertanggung.

Misalnya, Anda bepergian ke negara ASEAN yang lebih dekat dan memiliki biaya medis lebih rendah, biasanya biaya preminya lebih terjangkau dibanding negara di Eropa. Alasannya karena risiko selama perjalanan di negara ASEAN relatif lebih rendah dibanding negara di Eropa.

Pertimbangan lainnya, jika bepergian ke negara dengan biaya rumah sakit yang sangat mahal, misalnya Amerika Serikat, polis dan premi asuransi perjalanan juga biasanya akan berbeda. Hal serupa juga berlaku jika Anda melakukan perjalanan ke negara rawan konflik atau dengan tingkat travel warning tinggi, maupun negara yang membatasi akses bagi wisatawan asal Indonesia.

Pastikan Cakupan Proteksinya Lengkap
Asuransi perjalanan yang ditawarkan oleh perusahaan berbeda memiliki kebijakan berbeda terkait cakupan proteksi yang diberikan. Bahkan, dengan biaya premi yang sama, lingkup perlindungan yang ditawarkan bisa berbeda.

Mengetahui hal tersebut, Anda bisa membandingkan produk asuransi perjalanan di Cermati . Perhatikan cakupan proteksi yang diberikan, misalnya biaya rumah sakit darurat di luar negeri, jaminan ganti rugi atas kehilangan bagasi atau penundaan perjalanan, hingga santunan kematian atau cacat permanen.

Tak kalah pentingnya, cek juga apa saja pengecualian yang membuat klaim manfaat asuransi perjalanan tidak bisa diajukan. Beberapa contohnya adalah cedera karena aktivitas atau olahraga ekstrem, tindakan melanggar hukum, dan sebagainya. Dengan begitu, Anda bisa menentukan produk mana yang paling ideal untuk dipilih sesuai kebutuhan.

Sesuaikan Tingkatan Manfaat Asuransi dengan Kebutuhan
Terakhir, tips memaksimalkan manfaat asuransi perjalanan adalah memilih tingkatan layanan yang diinginkan sesuai kebutuhan. Umumnya, perusahaan asuransi perjalanan menawarkan beberapa tingkatan terhadap manfaat yang bisa memengaruhi biaya premi dan limit pertanggungan yang diberikan.

Sebagai contoh ilustrasinya, di tingkatan paling rendah, Anda hanya membayar biaya premi sebesar Rp100 ribu. Tapi, limit pertanggungan yang diberikan hanya Rp10 juta. Sedangkan jika menambah biaya premi sebesar Rp150 ribu, limit pertanggungannya bisa mencapai Rp50 juta.

Perbedaan selisih biaya premi dan limit pertanggungan yang diberikan ini tentu penting untuk dipertimbangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan. Jangan hanya karena ingin menghemat biaya premi, Anda tidak bisa mendapatkan manfaat yang optimal dari asuransi perjalanan hingga tidak mampu menutup biaya risiko yang terjadi.

Fokus Nikmati Perjalanan dengan Perlindungan Asuransi Perjalanan yang Optimal
Dengan manfaat asuransi perjalanan, Anda tidak hanya bisa mendapat perlindungan terhadap risiko kehilangan bagasi atau penundaan penerbangan. Tapi, saat harus membutuhkan perawatan medis, bantuan darurat seperti evakuasi, hingga masalah tidak terduga lain juga bisa ditanggung oleh asuransi perjalanan sesuai polis. Jadi, Anda bisa lebih fokus menikmati perjalanan karena beragam risiko telah dilindungi oleh asuransi perjalanan secara optimal dengan empat tips di atas.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Jaga Pertumbuhan Bisnis...
Jaga Pertumbuhan Bisnis dan Transformasi, BRI Life Unjuk Gigi di Digital Forum 2026
Hadirkan Perlindungan...
Hadirkan Perlindungan Jiwa yang Fleksibel lewat My Prime Term Protection-Plan Series
Perkuat Pembangunan...
Perkuat Pembangunan Daerah, Askrindo Jalin Sinergi Strategis dengan Kabupaten Soppeng
Liburan Sekolah Tiba:...
Liburan Sekolah Tiba: Mengapa Asuransi Wisata Kini Jadi Kebutuhan Wajib Keluarga?
Saat Kerja Keras dan...
Saat Kerja Keras dan Dedikasi Mendapat Penghargaan
Rekomendasi
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Dokter Ungkap Penyebab...
Dokter Ungkap Penyebab Bau Kaki yang Sebenarnya, Ternyata Bukan Karena Keringat
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved