Transaksi Emas Digital ICDX Melonjak 246% di Kuartal I-2026

Rabu, 15 April 2026 - 18:11 WIB
loading...
Transaksi Emas Digital...
Perdagangan pasar fisik emas secara digital semakin diminati masyarakat sepanjang Kuartal I-2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Perdagangan pasar fisik emas secara digital di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) semakin diminati masyarakat sepanjang Kuartal I-2026. Total transaksi mencapai 30.921.382 gram, tumbuh 246% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya sebesar 8.941.108 gram.

"Pertumbuhan transaksi di Kuartal I-2026 ini menunjukkan perdagangan pasar fisik emas secara digital di Bursa Berjangka makin diminati masyarakat. Namun demikian, kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap berbagai penawaran perdagangan emas digital yang tidak resmi di media sosial," ujar Direktur ICDX, Nursalam dalam keterangan resmi, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga: Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%

Sepanjang 2025, transaksi pasar fisik emas secara digital di ICDX telah mencapai 56.595.115 gram. Dengan melihat tren positif di awal 2026 ini, Nursalam optimistis hingga akhir tahun transaksi akan terus tumbuh positif.



Sementara, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Tirta Karma Senjaya, menegaskan bahwa sejak awal ekosistem ini berjalan, pihaknya selalu memastikan keberadaan emas fisik yang diperdagangkan. "Hal ini adalah upaya untuk memastikan perlindungan terhadap masyarakat," ujarnya.

Bappebti sebagai regulator mengawasi bursa sebagai tempat perdagangan, lembaga kliring untuk penjaminan dan penyelesaian transaksi, serta lembaga depository yang berfungsi menyimpan emas fisik. Pedagang dan perantara perdagangan emas fisik digital juga diawasi sebagai penyelenggara yang memfasilitasi amanat transaksi masyarakat.

Baca Juga: Data Perdagangan Berjangka Kuartal I/2026, Notional Value Transaksi di ICDX Capai Rp12.477 Triliun

Data Bappebti tahun 2025 menyebutkan total investor di ekosistem ini mencapai 18,7 juta nasabah. Dari sisi kelompok usia, kalangan muda mendominasi dengan 36,3% di rentang usia 25–34 tahun dan 32,6% di usia 18-24 tahun. Berdasarkan latar belakang profesi, mahasiswa dan pelajar mendominasi dengan 35,1%. Dari sisi transaksi, 94,9% nasabah melakukan transaksi di bawah 1 gram, dan 92,6% bertransaksi dengan nilai di bawah Rp1 juta.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
MNC Bank Borong 5 Penghargaan...
MNC Bank Borong 5 Penghargaan Bergengsi di Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026
BSI dan Baznas Hadirkan...
BSI dan Baznas Hadirkan Layanan DAM Haji dan Kurban Digital
Melalui Teknologi Otonom,...
Melalui Teknologi Otonom, Registrasi Digital Siap Bantu Industri Event
Waspada Penipuan Digital,...
Waspada Penipuan Digital, OVO Ingatkan Warga Jangan Bagikan OTP dan PIN
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Rekomendasi
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved