BTN Tak Bagi Dividen Tahun Ini demi Mendukung Ekspansi Kredit

Kamis, 23 April 2026 - 18:51 WIB
loading...
BTN Tak Bagi Dividen...
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menjelaskan, bahwa perseroan menetapkan dividend payout ratio sebesar 0 persen. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) Tahun Buku 2025 yang digelar Kamis (23/4/2026) menyepakati keputusan strategis untuk memperkuat struktur permodalan. Pemegang saham memutuskan alokasi laba bersih Rp3,5 triliun sebagai saldo laba ditahan guna mendukung ekspansi kredit yang masif di tahun 2026.

Direktur Utama BTN , Nixon LP Napitupulu menjelaskan, bahwa perseroan menetapkan dividend payout ratio sebesar 0 persen. Langkah ini diambil untuk memastikan BTN memiliki kapasitas permodalan yang cukup dalam mengeksekusi rencana pengambilalihan portofolio kredit besar tanpa harus menerbitkan surat utang baru.

“Maka sempat kita rencanakan juga untuk menerbitkan sub-debt atau additional tier 1 capital. Tapi waktunya tidak memungkinkan, dan kalau pakai itu ada beban bunga,” ujar Nixon dalam konferensi pers di Jakarta.

Baca Juga: Moody's Revisi Outlook 5 Bank Besar Indonesia, BTN Angkat Suara

Keputusan untuk menahan laba ini dilatarbelakangi oleh rencana akuisisi portofolio kredit produktif dan konsumtif dari pihak ketiga dengan nilai transaksi melebihi 20% dari ekuitas perseroan. Nixon menilai portofolio ini memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan rata-rata aset eksisting BTN saat ini.

“Yield-nya lebih bagus daripada yield BTN hari ini, makanya kita beli. Kemudian NPL-nya lebih kecil dari NPL BTN hari ini. Sehingga dengan adanya pembelian portofolio ini, NPL rasio BTN di akhir tahun akan turun di bawah 3%. Pendapatan bunga kita akan lebih bagus, dan total kredit kita akan melebihi RKAP,” jelas Nixon.



Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki kinerja keuangan perseroan secara keseluruhan. Adapun penandatanganan perjanjian transaksi ini ditargetkan terlaksana pada pertengahan Mei mendatang. Dengan meniadakan pembagian dividen, BTN dapat menghindari beban bunga yang muncul jika harus mencari pendanaan eksternal.

“Jadi akhirnya disepakati, kita tidak membayarkan dividen atau dividend payout-nya 0% di tahun ini, karena memang modalnya dibutuhkan untuk pembelian portofolio tadi. Dengan begitu kita tidak perlu lagi menerbitkan surat utang,” tambah Nixon.

Sepanjang tahun 2026, BTN membidik pertumbuhan kredit di kisaran 8-10 persen dengan tetap mengandalkan sektor perumahan sebagai tulang punggung bisnis. Perseroan juga terus memperluas ekosistem perumahan, termasuk kolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk pengembangan hunian berbasis kawasan transit (TOD).

Baca Juga: Kolaborasi BTN dan PosIND, Perluas Jangkauan Nasabah hingga Wilayah 3T

Selain strategi keuangan, RUPST BTN juga menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Salah satu perubahan signifikan adalah penunjukan Endra Gunawan sebagai Wakil Komisaris Utama, menggantikan Dwi Ary Purnomo yang telah mendapat penugasan baru di entitas lain.

Berikut susunan lengkap pengurus BTN hasil RUPST 23 April 2026:

Susunan Dewan Komisaris
• Komisaris Utama: Suryo Utomo
• Wakil Komisaris Utama: Endra Gunawan
• Komisaris: Fahri Hamzah
• Komisaris: Didyk Choiroel
• Komisaris Independen: Ida Nuryanti
• Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh
• Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit

Susunan Direksi
• Direktur Utama: Nixon L.P. Napitupulu
• Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo
• Direktur Finance & Strategy: Nofry Rony Poetra
• Direktur Consumer Banking: Hirwandi Gafar
• Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo
• Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa
• Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan
• Direktur Commercial Banking: Hermita
• Direktur Human Capital & Compliance: Eko Waluyo
• Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen
• Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti
• Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
Jasa Marga Tebar Dividen...
Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun, Catat Kapan Cairnya
MNC Finance Bakal Tindak...
MNC Finance Bakal Tindak Tegas Pelanggaran Internal dan Eksternal dalam Proses Pembiayaan
Kolaborasi Dorong Inklusi...
Kolaborasi Dorong Inklusi Keuangan Digital di Indonesia
Rumah Zakat Salurkan...
Rumah Zakat Salurkan Donasi BTN dan Pos Indonesia untuk Pemulihan Bencana Sumatera
BTN – Kemendikdasmen...
BTN – Kemendikdasmen Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda
Rekomendasi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved