Perkuat Trading Kuantitatif dan High-Frequency lewat AI Multi-Agen

Senin, 27 April 2026 - 13:10 WIB
loading...
Perkuat Trading Kuantitatif...
Sistem trading AI multi-agen meluncur, dengan kemampuan memberikan dukungan real-time untuk berbagai skenario trading aset. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Di tengah meningkatnya kepadatan data pasar keuangan global dan semakin kompleksnya lingkungan trading, peran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mengalami transformasi signifikan. Platform trading cerdas dan manajemen aset terdiversifikasi, Slickorps baru-baru ini meluncurkan sistem trading AI multi-agen yang mampu memberikan dukungan real-time untuk berbagai skenario trading aset.

Peluncuran ini sekaligus memperkuat posisi teknologi Slickorps dalam bidang trading kuantitatif berbasis AI dan transaksi frekuensi tinggi (high-frequency trading). Di industri trading AI sendiri, fokus persaingan kini telah bergeser, dari sekadar penggunaan AI menjadi bagaimana AI mampu beroperasi secara stabil, real-time, dan sistematis dalam keseluruhan proses trading.

Baca Juga: Masyarakat Diajak Kritis Hadapi Maraknya Aplikasi Investasi dan Trading

Mengacu pada Laporan Tren AI di Sektor Layanan Keuangan 2026 dari NVIDIA, sebanyak 65% lembaga keuangan telah mengimplementasikan AI dalam lingkungan produksi. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI telah berkembang dari tahap eksperimen menuju skala yang lebih luas.

Dari Model Tunggal ke Keputusan Kolaboratif

Sistem trading AI multi-agen yang dikembangkan Slickorps mengintegrasikan berbagai fungsi penting, mulai dari persepsi pasar, pengenalan sinyal, inferensi strategi, hingga respons eksekusi dalam satu sistem dinamis.



Berbeda dengan metode trading tradisional yang mengandalkan model tunggal atau aturan statis, sistem ini menjalankan berbagai agen AI dengan tugas spesifik secara kolaboratif. Agen-agen tersebut menganalisis fluktuasi pasar, aliran pesanan frekuensi tinggi, serta data multidimensi secara paralel, kemudian melakukan penilaian strategi dan penjadwalan eksekusi.

Chief Operating Officer Slickorps, Rizky Pratama menjelaskan, bahwa pendekatan multi-agen menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar modern.

“Arsitektur multi-agen memungkinkan sistem untuk tidak hanya membaca pasar secara lebih komprehensif, tetapi juga merespons dengan ritme yang lebih cepat dan terukur. Ini menjadi fondasi penting dalam menjaga konsistensi eksekusi sekaligus memperkuat kontrol risiko,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
Edukasi Trader dengan...
Edukasi Trader dengan Strategi 3 EMA: Membaca Arah Tren dan Peluang
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Akses Pelatihan AI dan Coding untuk Guru melalui Ruang GTK
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Rekomendasi
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
5 Fakta Menarik Spanyol...
5 Fakta Menarik Spanyol Singkirkan Belgia di Piala Dunia 2026
Spanyol Lolos ke Semifinal...
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Belgia 2-1
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved