150 Juta Barel Minyak Venezuela Banjiri Pasar Dunia, AS Siapkan Senjata Rahasia

Rabu, 29 April 2026 - 07:28 WIB
loading...
150 Juta Barel Minyak...
Di tengah lumpuhnya jalur energi di Selat Hormuz, secercah harapan muncul dari Amerika Selatan bahwa sebanyak 150 juta barel minyak Venezuela telah terjual ke pasar global sejak awal tahun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Di tengah lumpuhnya jalur energi di Selat Hormuz , secercah harapan muncul dari Amerika Selatan. Menteri Energi Amerika Serikat, Chris Wright mengungkapkan, bahwa sebanyak 150 juta barel minyak Venezuela telah terjual ke pasar global sejak awal tahun ini.

Langkah masif ini merupakan bagian dari strategi pemerintahan Donald Trump untuk menghidupkan kembali industri minyak Venezuela pasca-tumbangnya rezim Nicolás Maduro pada Januari lalu. Kehadiran minyak Venezuela diharapkan menjadi bantalan bagi dunia yang saat ini sedang tercekik oleh lonjakan harga energi .

Dalam forum Semafor World Economy di Washington (27/4/2026), Wright memaparkan data mengejutkan mengenai kebangkitan energi Venezuela. Terjadinya peningkatan produksi, dimana dipaparkan saat ini Venezuela memproduksi lebih dari 1,2 juta barel per hari, melonjak dari angka sebelumnya yang berada di bawah 1 juta barel.

Baca Juga: AS Gantungkan Nasib ke Minyak Venezuela? Bos Chevron Beberkan Tantangannya

Pelepasan stok cadangan sebanyak 50 juta barel minyak yang sebelumnya tertahan di kapal-kapal yang diblokade dan tangki penyimpanan darat kini mulai mengalir ke pasar. "Ketertarikan perusahaan minyak AS untuk masuk kembali ke Venezuela sangat besar," ujar Wright.



Ia mencatat saat ini sudah ada lima raksasa migas AS yang beroperasi di sana, mencakup produsen lepas pantai hingga konvensional. Wright juga memberikan bocoran mengenai adanya pengumuman besar dalam waktu dekat terkait salah satu produsen minyak terbesar di Venezuela yang akan melipatgandakan produksinya.

Raksasa migas Chevron dilaporkan baru saja menandatangani dua kesepakatan baru pada awal pekan untuk memperluas operasinya di Venezuela. Termasuk melalui strategi tukar guling lahan (land swaps) demi efisiensi produksi yang lebih tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Rekomendasi
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved