TikTok GO by Tokopedia Integrasikan Konten dan Bisnis Kuliner
Rabu, 29 April 2026 - 18:03 WIB
loading...
Konferensi Pers TikTok GO by Tokopedia Resmi Hadir, Dorong Pertumbuhan Bisnis Kuliner Lewat Konten Kreatif di Jakarta, Rabu (29/4/2026). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - TikTok resmi memperkenalkan TikTok GO by Tokopedia, sebuah layanan yang menghubungkan rekomendasi tempat dan layanan lokal di dalam aplikasi dengan pengalaman langsung di dunia nyata, khususnya untuk mendukung bisnis dine-in dan kreator di Indonesia. Layanan ini hadir di tengah perubahan perilaku masyarakat yang menjadikan konten digital sebagai "katalog rasa", dengan pencarian terkait layanan lokal di platform tersebut tumbuh lebih dari 60 persen setiap tahunnya.
"Kami menyambut baik inisiatif TikTok GO by Tokopedia dalam memperluas kontribusinya pada industri layanan makanan di Indonesia, khususnya bagi bisnis dine-in lokal. Inisiatif ini sejalan dengan upaya Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar sebagai kekuatan ekonomi nasional," ujar Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya dalam konferensi pers peluncuran TikTok GO by Tokopedia, Rabu (29/4).
Baca Juga: Konten Kreator hingga Monetisasi Sosmed Masuk Jenis Usaha Baru, Bisa Kantongi NIB per Juni 2026
Lead of Key Dine-in Merchant TikTok GO by Tokopedia, William Panjaitan, menjelaskan layanan ini dirancang untuk menjembatani proses dari menemukan rekomendasi melalui video pendek, LIVE, hingga fitur pencarian berbasis lokasi, agar pengguna dapat dengan mudah beralih dari inspirasi menjadi kunjungan nyata.
"Kini konten tidak lagi menjadi sarana hiburan, tetapi sudah menjadi bagian penting dari cara orang menemukan inspirasi dan mengambil keputusan. Kami juga melihat semakin banyak masyarakat beralih ke TikTok sebagai 'katalog rasa' untuk mencari referensi kuliner baru," ujarnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, sektor makanan dan minuman terus bertumbuh dengan jumlah usaha mencapai 5,28 juta pada 2024, sementara sekitar 65% masyarakat Indonesia menggunakan platform digital sebagai referensi untuk menemukan pilihan kuliner baru. Dalam misinya mendukung ekosistem layanan makanan, TikTok GO by Tokopedia mencatat pertumbuhan lebih dari 20 kali lipat dalam jumlah pesanan harian merchant dine-in sepanjang 2025, menunjukkan besarnya potensi integrasi antara konten dan commerce.
Platform ini menargetkan untuk memberdayakan puluhan ribu bisnis dine-in di Indonesia melalui berbagai inisiatif seperti kebijakan insentif, pelatihan digital, serta dukungan promosi sepanjang 2026. Merchant baru akan menerima subsidi khusus, peningkatan visibilitas, hingga kolaborasi dengan kreator untuk memproduksi konten langsung di lokasi.
Baca Juga: TikTok Shop dan Tokopedia Kolaborasi Dorong Aktivitas Ekonomi selama Ramadan
TikTok GO by Tokopedia juga meluncurkan berbagai layanan baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna, seperti program "Buy with Ease, Refund Anytime" yang memungkinkan voucer tidak terpakai dikembalikan secara otomatis tanpa proses persetujuan. Dengan visi menjadi layanan lokal terpadu yang paling tepercaya, layanan ini memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
"Ke depan, kami ingin TikTok GO by Tokopedia tidak hanya menjadi platform discovery, tetapi juga menjadi platform yang tepercaya bagi pengguna sekaligus pendorong pertumbuhan bagi bisnis lokal. Dengan menghubungkan kreator, merchant, dan komunitas, kami percaya dapat menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan di Indonesia," tutup William.
"Kami menyambut baik inisiatif TikTok GO by Tokopedia dalam memperluas kontribusinya pada industri layanan makanan di Indonesia, khususnya bagi bisnis dine-in lokal. Inisiatif ini sejalan dengan upaya Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar sebagai kekuatan ekonomi nasional," ujar Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya dalam konferensi pers peluncuran TikTok GO by Tokopedia, Rabu (29/4).
Baca Juga: Konten Kreator hingga Monetisasi Sosmed Masuk Jenis Usaha Baru, Bisa Kantongi NIB per Juni 2026
Lead of Key Dine-in Merchant TikTok GO by Tokopedia, William Panjaitan, menjelaskan layanan ini dirancang untuk menjembatani proses dari menemukan rekomendasi melalui video pendek, LIVE, hingga fitur pencarian berbasis lokasi, agar pengguna dapat dengan mudah beralih dari inspirasi menjadi kunjungan nyata.
"Kini konten tidak lagi menjadi sarana hiburan, tetapi sudah menjadi bagian penting dari cara orang menemukan inspirasi dan mengambil keputusan. Kami juga melihat semakin banyak masyarakat beralih ke TikTok sebagai 'katalog rasa' untuk mencari referensi kuliner baru," ujarnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, sektor makanan dan minuman terus bertumbuh dengan jumlah usaha mencapai 5,28 juta pada 2024, sementara sekitar 65% masyarakat Indonesia menggunakan platform digital sebagai referensi untuk menemukan pilihan kuliner baru. Dalam misinya mendukung ekosistem layanan makanan, TikTok GO by Tokopedia mencatat pertumbuhan lebih dari 20 kali lipat dalam jumlah pesanan harian merchant dine-in sepanjang 2025, menunjukkan besarnya potensi integrasi antara konten dan commerce.
Platform ini menargetkan untuk memberdayakan puluhan ribu bisnis dine-in di Indonesia melalui berbagai inisiatif seperti kebijakan insentif, pelatihan digital, serta dukungan promosi sepanjang 2026. Merchant baru akan menerima subsidi khusus, peningkatan visibilitas, hingga kolaborasi dengan kreator untuk memproduksi konten langsung di lokasi.
Baca Juga: TikTok Shop dan Tokopedia Kolaborasi Dorong Aktivitas Ekonomi selama Ramadan
TikTok GO by Tokopedia juga meluncurkan berbagai layanan baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna, seperti program "Buy with Ease, Refund Anytime" yang memungkinkan voucer tidak terpakai dikembalikan secara otomatis tanpa proses persetujuan. Dengan visi menjadi layanan lokal terpadu yang paling tepercaya, layanan ini memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
"Ke depan, kami ingin TikTok GO by Tokopedia tidak hanya menjadi platform discovery, tetapi juga menjadi platform yang tepercaya bagi pengguna sekaligus pendorong pertumbuhan bagi bisnis lokal. Dengan menghubungkan kreator, merchant, dan komunitas, kami percaya dapat menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan di Indonesia," tutup William.
(nng)
Lihat Juga :