Keluar dari OPEC, Pasokan Minyak UEA Diramal Melonjak Lebih Cepat

Rabu, 29 April 2026 - 20:10 WIB
loading...
Keluar dari OPEC, Pasokan...
Seorang teknisi minyak sedang turun dari menara di sebuah kilang minyak di Jebel Ali, Uni Emirat Arab, sekitar 18 mil sebelah selatan Dubai, pada Maret 2004. FOTO/AP
A A A
BENGALURU - Uni Emirat Arab (UEA) diperkirakan akan meningkatkan pasokan minyak lebih cepat setelah memutuskan keluar dari OPEC mulai 1 Mei 2026. Langkah ini dinilai memberi ruang lebih besar bagi negara tersebut untuk meningkatkan produksi tanpa terikat kuota.

Keputusan ini dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi UEA karena tidak lagi dibatasi target produksi OPEC+, kata analis Barclays dalam catatan risetnya dikutip dari Reuters, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: UEA Keluar dari OPEC, Guncang Pasar Energi Global

UEA, yang merupakan produsen minyak terbesar keempat di OPEC, sebelumnya terikat pada kesepakatan pembatasan produksi bersama negara-negara anggota lainnya. Dengan keluar dari organisasi tersebut, UEA memiliki fleksibilitas lebih besar untuk menyesuaikan produksi sesuai kebutuhan pasar dan strategi nasional.



Namun demikian, peningkatan pasokan minyak tidak sepenuhnya bergantung pada kebijakan produksi. Kondisi geopolitik di kawasan Teluk, khususnya di Selat Hormuz, masih menjadi faktor penentu distribusi energi global. Jalur tersebut merupakan rute bagi sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia.

Data menunjukkan arus kapal tanker di Selat Hormuz masih terbatas, dengan rata-rata pergerakan harian turun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh belum tercapainya kesepakatan dalam pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca Juga: Langkah Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC dan OPEC+, Apa Alasannya?

Sementara itu, analis ANZ Bank menilai dampak jangka pendek keluarnya UEA terhadap harga minyak global relatif terbatas. Faktor seperti kondisi geopolitik, persediaan, dan logistik dinilai lebih dominan dalam memengaruhi harga dibandingkan perubahan struktur organisasi. Meskipun UEA memiliki kapasitas untuk meningkatkan produksi, realisasi ekspor tetap bergantung pada stabilitas jalur distribusi energi di kawasan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Rekomendasi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
Di Forum Dialog 194...
Di Forum Dialog 194 Negara, Menkum Supratman Dorong Tata Kelola Royalti untuk Musik dan Jurnalistik
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Infografis
Menkes: Laki-laki Celananya...
Menkes: Laki-laki Celananya Ukuran 33 Lebih Cepat Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved