Laba Bersih BRI di Kuartal I 2026 Tembus Rp15,5 Triliun

Kamis, 30 April 2026 - 11:28 WIB
loading...
Laba Bersih BRI di Kuartal...
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI berhasil mencatat laba bersih Rp15,5 triliun di kuartal I 2026. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI berhasil mencatat laba bersih Rp15,5 triliun di kuartal I 2026. Laba ini naik 13,74% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan bunga yang mencapai Rp52,83 triliun, naik 5,94% secara tahunan. Di saat yang sama, beban bunga justru turun 9,31 persen menjadi Rp12,68 triliun, sehingga memperlebar margin bunga bersih bank.

“Dengan fundamental bisnis yang tetap kuat di tengah dinamika industri, didukung oleh pertumbuhan kredit yang selektif, penurunan biaya dana yang semakin efisien, serta kualitas aset tetap terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih pada triwulan I 2026 sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7 persen secara year-on-year,” kata Direktur Utama BRI, Hery Gunardi dalam konferensi pers kinerja BRI TW 1, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga: Transformasi BRIVolution Reignite Perkuat Sumber Pertumbuhan Baru, Laba Anak Usaha BRI Rp10,38 T

Dari sisi penyaluran kredit, BRI membukukan total kredit dan pembiayaan sekitar Rp1.497 triliun secara konsolidasi per Maret 2026, tumbuh sekitar 13 persen dibandingkan tahun lalu. Penyaluran ini antara lain ditopang Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp47,09 triliun kepada sekitar 947 ribu nasabah. Selain itu, pembiayaan perumahan melalui skema FLPP mencapai Rp17,13 triliun untuk sekitar 125 ribu debitur.



Pertumbuhan kredit tersebut berdampak langsung pada masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor perumahan yang menjadi fokus utama pembiayaan BRI. Akses pembiayaan yang lebih luas membuka peluang ekspansi usaha dan kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Namun, di tengah ekspansi itu, kualitas kredit menunjukkan tekanan. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto naik menjadi 3,31% dari sebelumnya sekitar 3 persen. Sementara NPL net juga meningkat menjadi 1,01%. Kenaikan ini mencerminkan risiko yang ikut membesar seiring agresivitas penyaluran kredit.

Baca Juga: BRI Siap Jadi Motor Pembiayaan Program Gentengisasi, Begini Skemanya

Dari sisi pendanaan, BRI menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp1.555 triliun, tumbuh 9,4 persen secara tahunan. Komposisi dana murah atau CASA tercatat mencapai 68,1%, menunjukkan dominasi dana berbasis tabungan dan giro yang lebih efisien.

Likuiditas bank juga masih terjaga, meski rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) meningkat menjadi 87,66 persen. Kenaikan ini menandakan fungsi intermediasi yang semakin kuat, meski ruang likuiditas menjadi lebih terbatas.

Sementara itu, total aset BRI tercatat mencapai sekitar Rp2.249 triliun secara konsolidasi per Maret 2026, tumbuh lebih dari 7 persen dibandingkan tahun lalu.

Secara keseluruhan, kinerja BRI menunjukkan ekspansi yang tetap agresif di sektor riil, terutama UMKM dan perumahan. Namun, peningkatan risiko kredit menjadi catatan, di tengah tekanan ekonomi yang masih memengaruhi kemampuan bayar sebagian debitur.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Sambut Musim Liburan...
Sambut Musim Liburan dan Back to School dengan Berbagai Penawaran Menarik dari BRI
ARTJOG 2026 Hadir Lagi!...
ARTJOG 2026 Hadir Lagi! Beli Tiket di BRImo, Langsung Diskon 15 Persen
Nonton Jazz Gunung 2026...
Nonton Jazz Gunung 2026 Nggak Pake Mahal, Ada Diskon Tiket 40% Pakai BRImo!
Rekomendasi
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved