Program Pondasi Triputra Agro Persada Sasar Perbaikan Ratusan Hunian di Berau

Kamis, 30 April 2026 - 19:27 WIB
loading...
Program Pondasi Triputra...
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP) melalui anak usahanya PT Natura Pasific Nusantara (NPN) menginisiasi Program Renovasi dan Sanitasi (Pondasi). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP) melalui anak usahanya PT Natura Pasific Nusantara (NPN) menginisiasi Program Renovasi dan Sanitasi (Pondasi) guna memperbaiki kualitas hunian masyarakat di Desa Punan Malinau, Kecamatan Segah, Berau, Kalimantan Timur. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan "TAP untuk Negeri" dalam menyediakan hunian aman, layak, dan sehat bagi warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Sejak banjir besar 2025 lalu, kondisi rumah saya perlahan memburuk, kayu penyangga mengeropos, dinding melemah, dan lantai tak kokoh lagi. Namun melalui program ini, bagian yang rapuh diperkuat dan struktur rumah kembali dibuat kokoh agar bertahan menghadapi cuaca ekstrem," kata Ubang, salah satu warga penerima manfaat dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Ubang mengaku, sebelum adanya perbaikan, kondisi rumahnya yang rusak sering kali memicu kekhawatiran mendalam terutama saat hujan turun. Kini, renovasi tersebut telah memberikan rasa aman bagi keluarganya yang sebelumnya harus bertahan di tengah bangunan yang rawan roboh akibat terdampak bencana banjir setahun silam.

Baca Juga: Prabowo Panggil Menteri Perumahan dan Dirut KAI, Bahas Hunian Layak Warga Bantaran Rel

Program Pondasi yang digulirkan sejak Juli 2025 ini secara bertahap telah berhasil merenovasi lebih dari 300 unit rumah warga. Cakupan program tersebut tidak hanya menyasar wilayah Kalimantan Timur, namun juga tersebar di seluruh area operasional perusahaan yang meliputi Provinsi Jambi dan Kalimantan Tengah.



Dalam pelaksanaannya, perusahaan mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan melibatkan pemangku kepentingan setempat. Proses identifikasi penerima manfaat dilakukan secara ketat bersama pemerintah desa untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau warga yang memang membutuhkan perbaikan struktur hunian secara mendesak.

Pihak perusahaan menilai pemenuhan kebutuhan dasar atas tempat tinggal yang layak merupakan fondasi utama bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif. Pasalnya, kualitas hunian memiliki korelasi langsung terhadap derajat kesehatan dan keselamatan keluarga yang selama ini menjadi tantangan di daerah pelosok.

Baca Juga: Program Gentengisasi Prabowo, Menteri Ara: Kami Persiapkan

Kisah serupa dirasakan oleh Jumriadi, warga Punan Malinau lainnya yang baru saja dikaruniai anak. Ia sempat merasa cemas membesarkan bayinya di lingkungan rumah yang tidak memadai sebelum akhirnya mendapatkan bantuan renovasi dari PT NPN. "Sekarang kondisi rumah jauh lebih baik dan aman, sehingga keluarga kami bisa tinggal dengan tenang tanpa rasa khawatir lagi," ujar Jumriadi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirjen Pajak Respons...
Dirjen Pajak Respons Fatwa MUI soal Bumi dan Hunian Tak Layak Kena Pajak
LPKR Berhasil Bukukan...
LPKR Berhasil Bukukan Pra Penjualan Rp1,5 Triliun di Kuartal I
Pertumbuhan Rumah Tapak...
Pertumbuhan Rumah Tapak Didukung Insentif dari Pemerintah
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Bantuan Subsidi Perumahan 380.376 Unit di 2021
Satgas PRR dan DPR Tegaskan...
Satgas PRR dan DPR Tegaskan 37 Lokasi di Aceh Tamiang Siap Dibangun Huntap
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Sumatera: 19.312 Huntara dan 357 Huntap Sudah Dibangun
Kepala Pos Komando Wilayah...
Kepala Pos Komando Wilayah PRR Aceh Sebut 71 Lokasi Huntap Siap Dibangun
Rekomendasi
Wakil Menteri Sembunyikan...
Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Berita Terkini
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved