Pertumbuhan Rumah Tapak Didukung Insentif dari Pemerintah

Selasa, 02 Maret 2021 - 19:38 WIB
loading...
Pertumbuhan Rumah Tapak...
Pengembang Agung Podomoro optimistis industri properti akan tumbuh pesat tahun ini dengan beragam insentif dari pemerintah. Foto/Dok.
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 mengubah perilaku konsumen properti . Salah satunya pembeli rumah hunian tapak selama lebih didominasi oleh calon penghuni langsung atau end user. Hal inilah yang membuat sejumlah pengembang untuk mempercepat penyerahan unit kepada pemiliknya. Sehingga ekosistem di wilayah hunian itu akan lebih cepat terbentuk.

Sejalan dengan proses vaksinasi Covid-19 yang sedang berjalan, optimisme kebangkitan sektor properti juga terus meningkat. Apalagi Bank Indonesia telah memberikan insentif ke sektor properti dengan menetapkan loan to value (LTV) dan financing to value (FTV) sebesar 100% untuk kredit properti. Dengan demikian, uang muka kredit properti menjadi nol persen mulai 1 Maret 2021. "Dari berbagai proyek hunian rumah yang kami kembangkan di berbagai kota, mayoritas pembelinya merupakan end user. Ini merupakan fenomena baru yang menandakan bahwa masyarakat membeli rumah untuk langsung bisa ditempati," ungkap Marketing Director Agung Podomoro , Agung Wirajaya di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Dalam kondisi normal, biasanya konsumen menjadikan properti sebagai tujuan investasi. Properti merupakan aset yang nilainya terus meningkat, sehingga dampaknya angka penjualan properti semakin tinggi. Tapi dalam situasi krisis kesehatan yang kemudian mendorong terjadinya krisis ekonomi, terjadi seleksi pada sisi konsumen. "Dalam situasi krisis setiap orang tentu akan lebih berhati-hati, termasuk dalam berinvestasi di properti. Tapi bagi masyarakat atau keluarga yang membutuhkan hunian, justru dilakukan pembelian karena harga akan cenderung naik jika krisisnya berakhir," jelas Agung.

(Baca Juga : Korupsi Bansos Covid-19, KPK Geledah Kantor di Soho Podomoro City dan Metropolitan Tower )

Tercermin dalam berbagai proyek rumah tapak Agung Podomoro di wilayah Jawa Barat seperti Podomoro Park Bandung, Podomoro River View, Kota Podomodo Tenjo, Kota Kertabumi Karawang dan Vimala Hils. Sementara di wilayah luar Jakarta yakni Orchard Park Batam dan Bukit Mediterania Samarinda. “Lebih dari 80% pembeli hunian tapak kami di 2020 merupakan konsumen end user. Ini yang mendorong kami untuk mempercepat pembangunan agar pemilik segera mendapatkan unit rumahnya untuk ditinggali,” katanya.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan, rumah tapak menjadi salah satu kebutuhan pokok. "Rumah tapak ini kebanyakan end user untuk tempat tinggal, sehingga prospeknya bagus," ujarnya. Selain itu, prospek properti rumah tapak juga dikarenakan kemudahan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR). "Kemudahan KPR dan juga yang terpenting bagaimana mereka bisa secure dengan pekerjaan dan masih bisa bertahan dalam krisis ini," kata Ferry.Pertumbuhan Rumah Tapak Didukung Insentif dari Pemerintah
(ton)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Paramount Petals Hadirkan...
Paramount Petals Hadirkan Akhir Pekan Penuh Inspirasi
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
Rekomendasi
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Berita Terkini
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved