Daftar Teratas Keluarga Arab Terkaya di 2026, Dinasti Asal UEA Punya Harta Rp296,3 Triliun
Minggu, 03 Mei 2026 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Keluarga Mikati dari Lebanon menempati peringkat keempat sebagai keluarga Arab pada tahun 2026, dengan total kekayaan bersih sebesar USD7,6 miliar. Kekayaan ini dibagi rata oleh saudara laki-laki Najib dan Taha Mikati, dengan masing-masing sebesar USD3,8 miliar, mencerminkan pengaruh mereka di bidang telekomunikasi.
Kedua saudara ini memulai perjalanan kewirausahaan mereka pada awal 1980-an dengan membeli ponsel satelit dan menjualnya kembali kepada teman dan kenalan di Beirut seharga USD50.000. Pada tahun 1982, mereka mendirikan Investcom yang kemudian memperluas usaha ke Afrika, membangun menara telekomunikasi di Ghana, Liberia, Benin, dan negara lainnya.
Investcom menjadi perusahaan publik di bursa saham London dan Dubai pada tahun 2005 sebelum bergabung dengan raksasa telekomunikasi global MTN pada tahun 2006. Setahun kemudian, saudara-saudara tersebut meluncurkan M1 Group, yang berkembang menjadi konglomerat investasi.
Per Desember 2025, M1 Limited memiliki 5,94% saham di MTN. Melalui M1 Group, kakak beradik ini mengendalikan investasi besar di sektor telekomunikasi, termasuk saham di raksasa MTN.
Negara: Mesir
Menutup daftar lima besar keluarga Arab terkaya adalah Keluarga Mansour dari Mesir dengan total kekayaan USD7,2 miliar. Dipimpin oleh Mohamed Mansour, Mansour Group mempekerjakan sekitar 60.000 orang dan memegang hak distribusi eksklusif untuk merek global seperti General Motors, Caterpillar, hingga L’Oréal di berbagai negara.
Sementara itu saudaranya, Youssef Mansour dengan kekayaan USD1,8 miliar memimpin bisnis konsumen dan otomotif di Mansour Group, termasuk jaringan ritel Metro. Youssef juga memegang saham di grup keluarga bersama Mohamed dan Yasseen.
Selanjutnya ada Yasseen Mansour dengan kekayaan USD1,4 miliar, Ia menjabat sebagai chairman Palm Hills Developments, salah satu pengembang properti terbesar di Mesir. Mansour Group yang didirikan oleh ayahnya Loutfy Mansour pada tahun 1952, kini menguasai sektor ritel, industri, hingga properti.
Kedua saudara ini memulai perjalanan kewirausahaan mereka pada awal 1980-an dengan membeli ponsel satelit dan menjualnya kembali kepada teman dan kenalan di Beirut seharga USD50.000. Pada tahun 1982, mereka mendirikan Investcom yang kemudian memperluas usaha ke Afrika, membangun menara telekomunikasi di Ghana, Liberia, Benin, dan negara lainnya.
Investcom menjadi perusahaan publik di bursa saham London dan Dubai pada tahun 2005 sebelum bergabung dengan raksasa telekomunikasi global MTN pada tahun 2006. Setahun kemudian, saudara-saudara tersebut meluncurkan M1 Group, yang berkembang menjadi konglomerat investasi.
Per Desember 2025, M1 Limited memiliki 5,94% saham di MTN. Melalui M1 Group, kakak beradik ini mengendalikan investasi besar di sektor telekomunikasi, termasuk saham di raksasa MTN.
5. Keluarga Mansour
Kekayaan bersih: USD7,2 miliar (Rp124 triliun)Negara: Mesir
Menutup daftar lima besar keluarga Arab terkaya adalah Keluarga Mansour dari Mesir dengan total kekayaan USD7,2 miliar. Dipimpin oleh Mohamed Mansour, Mansour Group mempekerjakan sekitar 60.000 orang dan memegang hak distribusi eksklusif untuk merek global seperti General Motors, Caterpillar, hingga L’Oréal di berbagai negara.
Sementara itu saudaranya, Youssef Mansour dengan kekayaan USD1,8 miliar memimpin bisnis konsumen dan otomotif di Mansour Group, termasuk jaringan ritel Metro. Youssef juga memegang saham di grup keluarga bersama Mohamed dan Yasseen.
Selanjutnya ada Yasseen Mansour dengan kekayaan USD1,4 miliar, Ia menjabat sebagai chairman Palm Hills Developments, salah satu pengembang properti terbesar di Mesir. Mansour Group yang didirikan oleh ayahnya Loutfy Mansour pada tahun 1952, kini menguasai sektor ritel, industri, hingga properti.
(akr)
Lihat Juga :