Sampah Jadi Tabungan Emas, Program YKB Kaltim Dorong Edukasi Lingkungan

Minggu, 03 Mei 2026 - 20:54 WIB
loading...
Sampah Jadi Tabungan...
YKB Daerah Kalimantan Timur menggandeng DLH Kota Balikpapan dan PT Pegadaian KCP Manggar Balikpapan untuk mengembangkan program pengelolaan sampah berbasis edukasi dan ekonomi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Kalimantan Timur menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan dan PT Pegadaian KCP Manggar Balikpapan untuk mengembangkan program pengelolaan sampah berbasis edukasi dan ekonomi di lingkungan sekolah. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman pada penutupan Pekan Perlombaan YKB Kaltim 2026, 2 Mei lalu.

Ketua Pengurus YKB Daerah Kalimantan Timur Natasha Endar Priantoro mengatakan program itu bertujuan membangun kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus memberikan nilai ekonomi melalui pengelolaan sampah.

"Di tahun 2025 Kota Balikpapan menghasilkan 540 ton sampah per hari. Ini adalah tantangan yang harus diselesaikan bersama dan YKB Kalimantan Timur ingin berkontribusi melalui program pengelolaan sampah yang dilakukan siswa-siswi SD Kemala Bhayangkari 01 Balikpapan," ujar Natasha dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2026).

Baca Juga: TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu Mulai 1 Agustus, Pramono Bakal Ajak Jumhur Duduk Bareng

Melalui program tersebut, siswa dan orang tua aktif memilah sampah dari rumah maupun sekolah untuk kemudian disetorkan ke Bank Sampah Induk “Kota Hijau” Balikpapan binaan DLH Kota Balikpapan. Sampah bernilai ekonomis seperti botol plastik, kertas, karton, dan kaleng selanjutnya ditimbang dan dikonversi menjadi tabungan emas Pegadaian.



Natasha menjelaskan, hasil pengelolaan sampah tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga mendukung pembentukan budaya menabung dan investasi sejak usia dini. Menurut dia, tabungan emas dipilih karena memiliki nilai investasi jangka panjang dan likuiditas tinggi.

Program tersebut dijalankan melalui Bank Sampah Unit “Pelita” yang berada di lingkungan SD Kemala Bhayangkari 01 Balikpapan. Setiap Kamis, petugas Bank Sampah Induk “Kota Hijau” melakukan penimbangan, pencatatan, dan penaksiran nilai sampah yang kemudian dicatat dalam buku tabungan masing-masing siswa.

Kepala DLH Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan program itu sejalan dengan Gerakan Perilaku dan Budaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) serta kurikulum muatan lokal Pendidikan Kebersihan dan Lingkungan Hidup (PKLH).

"Penting menerapkan pendidikan lingkungan hidup sejak dini karena anak-anak inilah yang nantinya menjadi generasi penerus dalam perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup," kata Sudirman.

Baca Juga: Prabowo Tinjau Pengolahan Sampah Terpadu di Banyumas yang Hasilkan Paving hingga Genteng

Sementara itu, Kepala PT Pegadaian KCP Manggar Balikpapan Robby Chandra Hadiwiyanto mengatakan sampah nonorganik yang terkumpul akan dikonversikan menjadi saldo tabungan emas. Ia menyebut masyarakat dapat mulai menabung emas dari Rp10.000 atau sekitar 0,01 gram melalui layanan tersebut.

SD Kemala Bhayangkari 01 Balikpapan sendiri telah meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri sejak 2012 atas komitmennya dalam menjaga budaya ramah lingkungan. Program bank sampah dan pengolahan sampah organik menjadi kompos dinilai memperkuat upaya sekolah mempertahankan predikat tersebut.

Penutupan Pekan Perlombaan YKB Kaltim 2026 juga diisi talkshow bertema "Sampah Bawa Berkah, Dengan Memilah Kita Bisa Menabung" serta berbagai pertunjukan siswa dan guru. Kegiatan yang berlangsung sejak Hari Bumi pada 22 April itu melibatkan 141 sekolah dengan lebih dari 900 murid dan puluhan guru.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Wujudkan Lingkungan...
Wujudkan Lingkungan Bersih, MUF Hadirkan Program Bank Sampah di Rorotan
Xaviera Global Synergy...
Xaviera Global Synergy Tegaskan Komitmen Perluas Jaringan Bank Sampah
Jaga Lingkungan, BRI...
Jaga Lingkungan, BRI Peduli Beri Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah di Bank Sampah Bogor
Asabri Dorong Ekonomi...
Asabri Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Bank Sampah di Bandung
PGE Area Lahendong Dorong...
PGE Area Lahendong Dorong Inovasi Bank Sampah
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
CCEP Indonesia Perkuat...
CCEP Indonesia Perkuat 12 Bank Sampah di Cipinang Melayu
Bank Sampah Miliki Peran...
Bank Sampah Miliki Peran Penting Wujudkan Program PSEL di Lampung
Rekomendasi
UGM Tegaskan Tidak Ada...
UGM Tegaskan Tidak Ada Penambahan Kuota Mahasiswa Baru di Jalur Mandiri 2026
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Tragis! Pria Ditemukan...
Tragis! Pria Ditemukan Tewas Akibat Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas Jakpus
Berita Terkini
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved