Dian Widyanarti Raih Penghargaaan di Indonesia Leading Women Awards 2026
Rabu, 06 Mei 2026 - 15:50 WIB
loading...
Head of Corporate & Regulatory Affairs Bentoel Group, Dian Widyanarti (kanan) meraih penghargaan Outstanding Leader in Regulatory Advocacy and Responsible Industry Policy dalam ajang Indonesia Leading Women Awards 2026. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Head of Corporate & Regulatory Affairs Bentoel Group, Dian Widyanarti meraih penghargaan Outstanding Leader in Regulatory Advocacy and Responsible Industry Policy dalam ajang Indonesia Leading Women Awards 2026. Penghargaan ini diberikan atas peran kepemimpinan Dian Widyanarti dalam memperkuat advokasi kebijakan yang bertanggung jawab.
Ia juga dinilai konsisten dalam membangun dialog konstruktif dengan regulator dan berbagai pemangku kepentingan industri. Lebih dari dua dekade pengalaman di bidang corporate affairs, Dian dikenal sebagai pemimpin yang mampu menjembatani kepentingan industri dan kebutuhan kebijakan publik melalui pendekatan kolaboratif. Baca juga: Bentoel Group Perkuat UMKM Perempuan lewat Empower Academy Batch 2
Termasuk dalam memperkuat komunikasi strategis dengan pemerintah pada isu-isu regulasi yang kompleks. Sekaligus memastikan posisi perusahaan senantiasa selaras dengan prinsip tata kelola yang bertanggung jawab.
Di bawah kepemimpinannya, fungsi Corporate & Regulatory Affairs Bentoel Group dinilai berhasil mendorong pendekatan regulasi yang lebih berbasis data, seimbang, dan mendukung keberlanjutan industri dalam kerangka kepatuhan yang kuat. Pendekatan ini juga memastikan bahwa upaya advokasi tidak hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang lebih luas.
Hal ini tercermin dalam penguatan dan ekspansi program Empower Academy sebagai inisiatif pengembangan kapasitas yang mendorong pemberdayaan masyarakat dan inklusi ekonomi di berbagai daerah. Dian Widyanarti mengatakan, penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh tim dan para pemangku kepentingan yang selama ini telah berkolaborasi dalam mendorong kebijakan yang bertanggung jawab.
Peran timnya tidak hanya berhenti pada proses advokasi, tetapi juga bagaimana memastikan bahwa setiap dialog kebijakan dapat menghasilkan pemahaman yang lebih baik, berbasis data, serta mampu menjawab kebutuhan industri dan kepentingan publik secara seimbang. Ia percaya regulasi yang efektif hanya dapat terwujud melalui keterbukaan, kepercayaan, dan dialog yang konstruktif lintas sektor. ”Dengan demikian pada akhirnya dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat dan ekosistem industri secara keseluruhan,” katanya dalam siaran tertulis, Rabu (6/5/2026). Baca juga: Siapa Catherine Connolly? Presiden Terpilih Irlandia yang Vokal Memperjuangkan Palestina
Penghargaan ini menjadi refleksi komitmen Bentoel Group dalam menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Termasuk penerapan tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta pendekatan yang mengedepankan transparansi dan dialog konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan.
Hal ini juga mencerminkan kontribusi berkelanjutan Bentoel Group terhadap pembangunan berkelanjutan melalui dorongan praktik industri yang lebih seimbang dan inklusif. Juga penguatan inisiatif pemberdayaan yang memperluas akses peningkatan kapasitas dan inklusi ekonomi di berbagai daerah.
Ia juga dinilai konsisten dalam membangun dialog konstruktif dengan regulator dan berbagai pemangku kepentingan industri. Lebih dari dua dekade pengalaman di bidang corporate affairs, Dian dikenal sebagai pemimpin yang mampu menjembatani kepentingan industri dan kebutuhan kebijakan publik melalui pendekatan kolaboratif. Baca juga: Bentoel Group Perkuat UMKM Perempuan lewat Empower Academy Batch 2
Termasuk dalam memperkuat komunikasi strategis dengan pemerintah pada isu-isu regulasi yang kompleks. Sekaligus memastikan posisi perusahaan senantiasa selaras dengan prinsip tata kelola yang bertanggung jawab.
Di bawah kepemimpinannya, fungsi Corporate & Regulatory Affairs Bentoel Group dinilai berhasil mendorong pendekatan regulasi yang lebih berbasis data, seimbang, dan mendukung keberlanjutan industri dalam kerangka kepatuhan yang kuat. Pendekatan ini juga memastikan bahwa upaya advokasi tidak hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang lebih luas.
Hal ini tercermin dalam penguatan dan ekspansi program Empower Academy sebagai inisiatif pengembangan kapasitas yang mendorong pemberdayaan masyarakat dan inklusi ekonomi di berbagai daerah. Dian Widyanarti mengatakan, penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh tim dan para pemangku kepentingan yang selama ini telah berkolaborasi dalam mendorong kebijakan yang bertanggung jawab.
Peran timnya tidak hanya berhenti pada proses advokasi, tetapi juga bagaimana memastikan bahwa setiap dialog kebijakan dapat menghasilkan pemahaman yang lebih baik, berbasis data, serta mampu menjawab kebutuhan industri dan kepentingan publik secara seimbang. Ia percaya regulasi yang efektif hanya dapat terwujud melalui keterbukaan, kepercayaan, dan dialog yang konstruktif lintas sektor. ”Dengan demikian pada akhirnya dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat dan ekosistem industri secara keseluruhan,” katanya dalam siaran tertulis, Rabu (6/5/2026). Baca juga: Siapa Catherine Connolly? Presiden Terpilih Irlandia yang Vokal Memperjuangkan Palestina
Penghargaan ini menjadi refleksi komitmen Bentoel Group dalam menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Termasuk penerapan tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta pendekatan yang mengedepankan transparansi dan dialog konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan.
Hal ini juga mencerminkan kontribusi berkelanjutan Bentoel Group terhadap pembangunan berkelanjutan melalui dorongan praktik industri yang lebih seimbang dan inklusif. Juga penguatan inisiatif pemberdayaan yang memperluas akses peningkatan kapasitas dan inklusi ekonomi di berbagai daerah.
(poe)
Lihat Juga :