Jadi Mesin Investasi Baru, Danantara Didorong Akhiri Inefisiensi di BUMN

Jum'at, 08 Mei 2026 - 10:30 WIB
loading...
Jadi Mesin Investasi...
Debat Publik bertajuk Pertaruhan Besar Negara via Danantara pada Restrukturisasi BUMN yang digelar Nagara Institute bersama Akbar Faizal Uncensored (AFU). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kehadiran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dinilai menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengakhiri era inefisiensi pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Superholding BUMN tersebut diproyeksikan menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi nasional melalui konsolidasi aset dan restrukturisasi investasi negara.

Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan INDEF Rizal Taufikurahman mengatakan Danantara merupakan arsitektur baru ekonomi Indonesia yang dirancang untuk memperkuat daya saing nasional melalui pengelolaan aset yang lebih produktif dan terintegrasi.

"Danantara menjadi langkah strategis untuk merestrukturisasi aset dan investasi BUMN agar lebih produktif, serta berpotensi menjadi mesin investasi nasional baru untuk memperkuat hilirisasi dan industrialisasi yang pada akhirnya mendorong PDB naik sebesar 1,6%," kata Rizal dalam Debat Publik bertajuk "Pertaruhan Besar Negara via Danantara pada Restrukturisasi BUMN" yang digelar Nagara Institute bersama Akbar Faizal Uncensored (AFU), baru-baru ini.

Baca Juga: Intervensi Danantara di Industri Ojol Dinilai Berisiko, Begini Penjelasannya

Menurut Rizal, dengan aset gabungan mencapai Rp1.650 triliun, Danantara memiliki kekuatan finansial setara hampir separuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Efisiensi yang dihasilkan dari restrukturisasi BUMN dinilai tidak hanya menciptakan penghematan biaya, tetapi juga membuka ruang penciptaan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Rekomendasi
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Berita Terkini
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved