Aramco Raup Cuan Rp561 Triliun! Terungkap Cara Cerdik Saudi Amankan Minyak Tanpa Selat Hormuz
Senin, 11 Mei 2026 - 07:39 WIB
loading...
A
A
A
"Langkah ini membantu memitigasi dampak guncangan energi global dan memberikan kelegaan bagi para pelanggan kami," bebernya.
Baca Juga: Serangan Iran Pangkas Produksi Minyak Saudi 600.000 Barel per Hari
Harga ini memang masih di bawah level tertinggi saat perang yang sempat menyentuh USD119, namun tetap jauh lebih mahal dibandingkan harga normal di kisaran USD70 sebelum perang pecah pada akhir Februari lalu. Nasser memperingatkan, bahwa peristiwa baru-baru ini adalah pengingat keras bahwa pasokan energi yang andal adalah kunci ekonomi global.
"Keamanan energi sangat krusial, dan Aramco fokus memanfaatkan infrastruktur domestik serta jaringan global kami untuk menavigasi disrupsi ini," tambahnya.
Harga Minyak Dunia Tetap Mendidih
Meski Saudi berhasil mengalihkan sebagian ekspornya, pasar dunia masih tetap tegang. Pada hari Minggu, harga minyak mentah Brent kembali naik 2,58% menjadi USD103,91 per barel.Baca Juga: Serangan Iran Pangkas Produksi Minyak Saudi 600.000 Barel per Hari
Harga ini memang masih di bawah level tertinggi saat perang yang sempat menyentuh USD119, namun tetap jauh lebih mahal dibandingkan harga normal di kisaran USD70 sebelum perang pecah pada akhir Februari lalu. Nasser memperingatkan, bahwa peristiwa baru-baru ini adalah pengingat keras bahwa pasokan energi yang andal adalah kunci ekonomi global.
"Keamanan energi sangat krusial, dan Aramco fokus memanfaatkan infrastruktur domestik serta jaringan global kami untuk menavigasi disrupsi ini," tambahnya.
(akr)
Lihat Juga :