Danantara Beri Sinyal Holding WtE Denera IPO di Bursa, Begini Skenarionya

Senin, 11 Mei 2026 - 21:42 WIB
loading...
Danantara Beri Sinyal...
Danantara melalui unit usahanya, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), berencana melantai di BEI pada 2028. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Investasi Danantara melalui unit usahanya, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2028 sebagai strategi pendanaan proyek waste to energy (WtE). Langkah penawaran umum perdana saham (IPO) tersebut dipersiapkan untuk menopang kebutuhan investasi jumbo yang diperkirakan mencapai USD5 miliar atau setara Rp87 triliun.

"Karena ini kan besar investment yang kita lakukan, kalau dilihat totalnya bisa mencapai USD5 miliar. Keinginan kita nanti setelah ada cashflow, mau kita bawa menjadi perusahaan Tbk di sini," ujar Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, di Gedung BEI, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh

Pandu menjelaskan bahwa rencana IPO tersebut akan direalisasikan segera setelah perusahaan memiliki arus kas stabil dari operasional 33 proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di seluruh Indonesia. Dengan cakupan proyek yang luas, Denera diproyeksikan menjadi pengelola fasilitas WtE terbesar di dunia yang mampu mengatasi krisis sampah di kota-kota besar di tanah air.

Guna mempercepat penyelesaian proyek tersebut, Danantara juga membuka ruang kolaborasi dengan mitra lokal maupun asing. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan solusi efisien terhadap permasalahan sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional melalui sumber energi baru terbarukan (EBT).



Di sisi lain, Lead of Waste-to-Energy Danantara Investment Management (DIM), Fadli Rahman, menjelaskan bahwa Denera secara resmi telah dibentuk pada 1 April 2026 sebagai holding khusus program PSEL. Perusahaan ini akan berperan aktif dalam setiap struktur permodalan dan operasional dari seluruh fasilitas pengolahan sampah di bawah naungan manajemen Danantara.

Fadli memaparkan skenario kemitraan dalam setiap proyek akan melibatkan pembentukan konsorsium perusahaan. Dalam struktur tersebut, porsi kepemilikan saham terdiri dari 70% dipegang oleh investor strategis dan 30% dimiliki oleh Denera sebagai representasi dari negara melalui Danantara.

Baca Juga: BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri

Kebutuhan modal untuk satu titik proyek WtE diproyeksikan berkisar antara Rp2,5 triliun hingga Rp2,8 triliun, tergantung pada kapasitas pengolahan masing-masing fasilitas. Melalui skema ini, Denera akan bertindak sebagai pengendali sisi operasional dan pengelolaan untuk memastikan keberlanjutan proyek jangka panjang.

Inisiatif IPO ini tidak hanya sekadar strategi pencarian modal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Danantara dalam melakukan pendalaman pasar modal di Indonesia. Dengan melantainya Denera kelak, masyarakat dan investor diharapkan dapat terlibat langsung dalam mendukung transformasi energi hijau dan pelestarian lingkungan di tanah air.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Sambut DSI Prabowo,...
Sambut DSI Prabowo, PKB Ingatkan Transparansi dan Keberpihakan ke Petani
Dony Oskaria Kecam Kriminalisasi...
Dony Oskaria Kecam Kriminalisasi Kakek Mujiran: BUMN Harus Hadir untuk Rakyat
Rekomendasi
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Berita Terkini
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved