BI Janjikan Rupiah Stabil di Bulan Juli, Targetkan Kurs Rp16.200 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 - 18:15 WIB
loading...
BI Janjikan Rupiah Stabil...
Bank Indonesia (BI) mengaku optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) akan kembali stabil memasuki bulan, Juli 2026 mendatang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengaku optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) akan kembali stabil memasuki bulan, Juli 2026 mendatang. Hal ini seperti diungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso.

Menurutnya, BI telah all out dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah pasca melewati musim demand yang tinggi terhadap dolar. Ia pun optimistis rupiah akan kembali menguat sesuai dengan target yang telah di tetapkan, yakni di rentang Rp16.200 sampai dengan Rp16.800 per dolar AS.

"BI masih optimis nilai tukar rupiah di tahun ini masih bisa mencapai rata-rata yang sudah ditargetkan yaitu Rp16.500 dengan rentang Rp16.200 sampai dengan Rp16.800," ungkap Denny dijumpai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2026).

Baca Juga: Rupiah Jeblok Tembus Rp17.600 per Dolar AS, DPR Desak Gubernur BI Mundur

Menurutnya, Bank Indonesia akan terus menjalankan tujuh langkah strategis untuk memperkuat rupiah, sambil mencermati perkembangan kondisi global yang masih penuh ketidakpastian. Denny menjelaskan, ketegangan di Selat Hormuz telah mendorong harga minyak dunia naik hingga mencapai USD107 per barel.



Selain itu, meningkatnya persepsi inflasi global juga menyebabkan US treasury naik ke level 4,6-4,7%, sehingga memberikan tekanan terhadap mata uang banyak negara, termasuk rupiah. Baca Juga: Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar Kok

"Jadi kalau kita melihat per Mei ini banyak sekali negara yang melemah terhadap USD. Dan tentunya tadi sebagaimana yang disepakati oleh Komisi XI dan juga Bank Indonesia, kita meyakini dengan fundamental ekonomi yang Indonesia yang baik, pertumbuhan yang baik, inflasi yang terkendali," lanjut Denny.

Ia pun menambahkan, stabilitas rupiah tidak hanya bergantung pada kebijakan Bank Indonesia, tetapi juga memerlukan sinergi seluruh pihak untuk memperkuat perekonomian nasional.

"Diperlukan sinergi dari berbagai pihak untuk bekerjasama dalam mereka memperkuat ekonomi negara Indonesia, termasuk juga nanti dengan memperkuat dan juga meningkatkan stabilitas nilai rupiah," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved