Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh hingga 6,5 Persen di 2027

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:24 WIB
loading...
Prabowo Targetkan Ekonomi...
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027 dalam Sidang Paripurna DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Foto: Biro Setpres
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2027 berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen. Target optimistis tersebut tertuang dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027 yang dipaparkan langsung Presiden dalam Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).

Dia menyatakan target pertumbuhan ini merupakan pijakan awal yang krusial bagi pemerintah dalam merealisasikan janji kampanye politiknya untuk membawa perekonomian nasional meroket di masa mendatang.

Baca juga: Arah Politik Keamanan dan Ekonomi Terbaru Prabowo

"Dengan strategi ekonomi tepat kebijakan fiskal prudent dan berkelanjutan saya yakin ekonomi Indonesia tumbuh 5,8-6 persen menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029," ujar Prabowo.

Kehadirannya secara langsung untuk membacakan dokumen KEM-PPKF, mendobrak tradisi yang biasanya diwakili Menteri Keuangan merupakan bentuk komitmen penuh dan tanggung jawab tertingginya sebagai kepala pemerintahan dalam mengawal arah kebijakan negara di tengah volatilitas global.

"Dalam rangka itulah APBN bukan sekadar dokumen keuangan negara APBN wujud alat perjuangan kita sebagai bangsa, APBN adalah alat untuk melindungi rakyat alat memperkokoh dasar-dasar dan sendi ekonomi bangsa," katanya.

Sasaran pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah untuk tahun 2027 ini terpantau melompat lebih tinggi jika disandingkan dengan target pertumbuhan yang ditetapkan dalam UU APBN 2026 sebelumnya yaitu 5,4 persen.

Akselerasi laju produk domestik bruto tersebut dirancang beriringan dengan indikator-indikator asumsi dasar ekonomi makro lainnya yang disesuaikan secara realistis.

Pemerintah memproyeksikan tingkat inflasi domestik dapat diredam pada jangkar 1,5 persen hingga 3,5 persen, sementara pergerakan nilai tukar rupiah diestimasikan berada pada rentang Rp16.800 sampai Rp17.500 per dolar AS.

Di sisi pasar obligasi, tingkat imbal hasil suku bunga SBN tenor 10 tahun diproyeksikan bergerak di angka 6,5 persen hingga 7,3 persen.

Terakhir, untuk sektor ketahanan energi, pemerintah mematok harga minyak mentah Indonesia (ICP) di kisaran USD70 sampai USD95 per barel, dengan target capaian lifting minyak bumi sebesar 602 ribu hingga 615 ribu barel per hari, serta lifting gas bumi di level 934 ribu hingga 977 ribu barel setara minyak per hari.

Berikut rincian indikator asumsi makro RAPBN 2027 berdasarkan pemaparan resmi Prabowo:
1. Pertumbuhan Ekonomi (PE) 5,8 persen – 6,5 persen
2. Inflasi 1,5 persen – 3,5 persen
3. Nilai Tukar (Kurs) Rupiah Rp16.800 – Rp17.500 per Dolar AS
4. Suku Bunga SBN 10 Tahun 6,5 persen – 7,3 persen
5. Harga Minyak Mentah RI (ICP) USD70 – USD95 per barel
6. Lifting Minyak 602 ribu – 615 ribu barel per hari
7. Lifting Gas 934 ribu – 977 ribu barel setara minyak per hari
8. Pendapatan Negara 11,82 persen – 12,40 persen PDB
9. Belanja Negara 13,62 persen – 14,80 persen PDB
10. Defisit 1,80 persen – 2,40 persen PDB.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Rekomendasi
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved